Perang di Marib Menggila, 140 Pasukan Yaman dan Houthi Tewas

Sabtu, 25 September 2021 - 17:29 WIB
loading...
Perang di Marib Menggila,...
Pasukan pemerintah Yaman menembakkan senjata saat berperang melawan Houthi di Marib, Yaman, pada 9 Maret 2021. Foto/REUTERS
A A A
MARIB - Lebih dari 140 pemberontak Houthi dan pasukan pro-pemerintah Yaman tewas pekan ini ketika pertempuran menggila untuk menguasai kota strategis Marib di utara Yaman.

Sumber militer dan medis mengatakan kabar terbaru itu kepada AFP pada Jumat (24/9/2021).

“Sebanyak 51 pasukan pro-pemerintah Yaman tewas dalam empat hari terakhir, kebanyakan dari mereka meninggal saat pertempuran di provinsi Shabwa dan provinsi tetangga Marib,” ungkap beberapa sumber militer Yaman.

Baca juga: Terus Lakukan Perubahan, Arab Saudi Buka Kafe Anjing

Mereka menambahkan sebanyak 93 pemberontak Houthi juga tewas dalam pertempuran itu dan dari serangan udara oleh koalisi militer yang mendukung pemerintah Yaman.

Baca juga: Berpidato di Majelis Umum PBB, Abbas Ultimatum Israel

Houthi jarang melaporkan jumlah korban tewas, tetapi angka tersebut dikonfirmasi sumber medis.

Baca juga: Erdogan: Saya Bekerja Baik dengan Bush, Obama dan Trump tapi Tidak dengan Biden
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
4 Alasan Iran Kembali...
4 Alasan Iran Kembali Gempur Israel, Ingin Tunjukkan Solidaritas ke Hizbullah
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Usai Paksa Israel Setop...
Usai Paksa Israel Setop Serang Iran, Trump Klaim Perundingan Damai Bisa Diteken dalam 3 Hari
Rekomendasi
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Timnas Indonesia Tundukkan...
Timnas Indonesia Tundukkan Mozambik Lewat Gol Tunggal Ole Romeny
Berita Terkini
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved