Erdogan Kecewa Berat dengan Biden, Turki Pilih Dekati Rusia dan Putin

Minggu, 26 September 2021 - 06:01 WIB
loading...
Erdogan Kecewa Berat...
Presiden Turki Tayyip Erdogan (kanan) bertemu Joe Biden yang saat itu masih menjabat wakil presiden AS di Istanbul, Turki, 23 Januari 2016. Foto/REUTERS
A A A
ANKARA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sangat kecewa dengan Presiden Amerika Serikat (AS) yang dianggap tidak berbuat cukup banyak untuk memerangi teroris.

Setelah pembicaraan yang mengecewakan dengan Biden, Erdogan mengumumkan dia akan mencoba membangun hubungan dengan Rusia. Menurut Erdogan, diskusi dengan Biden di New York berjalan buruk.

Erdogan dan Biden bertemu di Majelis Umum PBB yang saat ini sedang berlangsung di kantor pusat organisasi internasional itu di kota terbesar Amerika, New York.

Baca juga: Erdogan: Saya Bekerja Baik dengan Bush, Obama dan Trump tapi Tidak dengan Biden

Berbicara di Istanbul, setelah kembali ke rumah, Erdogan mengatakan dia dan Biden tidak pernah bertemu secara langsung.

Baca juga: Iran: IAEA Harus Punya Akses ke Bahan Bakar Nuklir Kapal Selam Australia

“Dalam diskusi dengan Pak Biden yang saya antisipasi, tidak ada hasil yang diharapkan. Sebagai dua negara NATO, kita harus berada di titik yang berbeda,” papar Erdogan, dilansir RT.com pada Jumat (24/9/2021).

Baca juga: Perang di Marib Menggila, 140 Pasukan Yaman dan Houthi Tewas

Pemimpin Turki itu juga mengecam Washington atas apa yang dilihatnya sebagai kegagalan mengalahkan ekstremisme, dengan mencatat AS telah mempersenjatai militan Kurdi di Suriah.

“Amerika tidak cukup memerangi organisasi teroris, AS memberi mereka banyak senjata dan peralatan,” keluh Erdogan.

Sebaliknya, presiden Turki mengungkapkan negaranya akan “berusaha melanjutkan hubungan bilateral dengan Rusia.”

Pengumuman publik Erdogan bahwa Ankara akan berupaya memperdalam hubungan dengan Moskow datang hanya lima hari sebelum dia melakukan perjalanan ke Rusia, saat dia akan bertemu Presiden Vladimir Putin di Sochi, Laut Hitam.

Moskow dan Ankara memiliki hubungan yang rumit, dengan ketidaksepakatan dan kerja sama yang silih berganti.

Misalnya, Rusia telah menjual sistem pertahanan rudal ke Turki, sementara kemudian berada di sisi yang berlawanan dalam perang saudara di Suriah, dengan Moskow mendukung Presiden Suriah Bashar Assad. Adapun Turki mendukung pemberontak Sunni yang memerangi Assad.

Ketidaksepakatan lain datang dalam isu Krimea, yang Ankara menolak mengakui Krimea sebagai bagian dari Rusia.

Awal pekan ini, Erdogan mengatakan kepada para pemimpin dunia yang berkumpul di sesi ke-76 Majelis Umum PBB bahwa, “Turki mendukung integritas dan kedaulatan teritorial Ukraina, termasuk wilayah Krimea, yang aneksasinya tidak kami akui.”

Upaya Ankara untuk memainkan kedua belah pihak dalam perselisihan Kiev-Moskow dapat membatasi kemajuan yang dapat dibuat Erdogan bersama Putin.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Kisah Curacao Negara...
Kisah Curacao Negara Berpenduduk 150.000 Jiwa, Dulu Dikalahkan Timnas Indonesia Kini Tampil di Piala Dunia 2026
Rekomendasi
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Jelang 1 Muharram, Ulama...
Jelang 1 Muharram, Ulama Anjurkan Minum Susu Putih Sebelum Subuh, Ini Alasannya
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Disambut Antusias, Jakarta Jadi Kota Terakhir Seleksi
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved