Tentara Israel Dijebak Hamas di Gaza Utara, Dihujani Mortir dan Roket
Sabtu, 04 Mei 2024 - 18:30 WIB
loading...
Hamas sukses menjebak tentara Israel. Foto/AP
A
A
A
GAZA - Pasukan Israel di Gaza utara mendapat serangan mortir dan roket Palestina karena dijebak oleh Hamas setidaknya empat kali selama periode pemantauan antara Kamis dan Jumat. Itu diungkapkan laporan Institute for the Study of War (ISW) dan Critical Threats Project (CTP).
Koridor Netzarim – jalan raya militer yang dibangun oleh Israel untuk membelah Jalur Gaza dari utara dan selatan – kembali menjadi tempat serangan Palestina dengan pejuang Hamas mengerahkan platform peluncur multi-roket “Rajum” terhadap pasukan Israel yang dikerahkan di jalur militer tersebut.
Melansir Al Jazeera, pejuang Hamas juga meluncurkan roket ke arah Israel pada hari Kamis yang menargetkan daerah Nirim, yang terletak sekitar 7 km (lebih dari 4 mil) sebelah timur Khan Younis di Jalur Gaza.
Baca Juga: 4 Alasan Israel dan Sekutunya Takut dengan Status Buron dari ICC?
Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken telah memperingatkan Israel – sekali lagi – untuk tidak melancarkan serangan darat ke kota Rafah di mana sekitar 1,5 juta orang kini berdesakan setelah melarikan diri dari serangan Israel di seluruh wilayah lain di Jalur Gaza.
Koridor Netzarim – jalan raya militer yang dibangun oleh Israel untuk membelah Jalur Gaza dari utara dan selatan – kembali menjadi tempat serangan Palestina dengan pejuang Hamas mengerahkan platform peluncur multi-roket “Rajum” terhadap pasukan Israel yang dikerahkan di jalur militer tersebut.
Melansir Al Jazeera, pejuang Hamas juga meluncurkan roket ke arah Israel pada hari Kamis yang menargetkan daerah Nirim, yang terletak sekitar 7 km (lebih dari 4 mil) sebelah timur Khan Younis di Jalur Gaza.
Baca Juga: 4 Alasan Israel dan Sekutunya Takut dengan Status Buron dari ICC?
Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken telah memperingatkan Israel – sekali lagi – untuk tidak melancarkan serangan darat ke kota Rafah di mana sekitar 1,5 juta orang kini berdesakan setelah melarikan diri dari serangan Israel di seluruh wilayah lain di Jalur Gaza.
Lihat Juga :