Israel Ingin Pasang Peralatan Canggihnya di Dalam Jet Tempur Siluman F-35

Jum'at, 24 September 2021 - 01:38 WIB
loading...
Israel Ingin Pasang...
Pesawat jet tempur siluman F-35 Lightning II Lockheed Martin Amerika Serikat. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Angkatan Udara Israel (IAF) telah meminta Amerika Serikat (AS) untuk mengizinkan akses yang lebih besar ke avionik inti dari pesawat jet tempur siluman F-35 . Tujuannya, untuk memasang peralatan canggih yang dikembangkannya sendiri ke dalam pesawat tersebut.

“Upayanya adalah untuk menemukan keseimbangan yang tepat antara pembatasan AS dan tuntutan operasional Israel,” kata Kepala Staf Udara IAF Brigadir Jenderal Nir Barkan dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Breaking Defense,yang dilansir Kamis (23/9/2021).



Barkan, perwira nomor dua di IAF dan yang bertanggung jawab membangun kemampuan masa depan IAF, mengatakan bahwa pesawat uji F-35 khusus telah digunakan secara luas untuk menguji lebih banyak sistem buatan Israel pada jet siluman tersebut.

Meskipun dia tidak akan merinci tentang teknologi buatan Israel yang ingin ditambahkan IAF ke dalam F-35, sumber di militer Zionis mengatakan bahwa itu termasuk sistem peperangan elektronik baru, sistem komunikasi baru yang akan memungkinkan aliran dua arah serangan nyata dan penambahan sistem senjata yang sangat rahasia untuk dimuat ke ruang senjata saat beroperasi secara sembunyi-sembunyi.

Sekadar diketahui, AS melarang setiap pembeli untuk mengutak-atik jet tempur siluman F-35. Namun, Washington selama ini memberikan kelonggaran bagi militer Zionis untuk memodifikasi pesawat itu secara khusus.

Israel memiliki program rekor untuk 50 unit F-35A, jet tempur varian lepas landas dan mendarat konvensional. Pejabat Israel telah memulai bahwa armada F-35-nya telah digunakan dalam operasi tempur yang berbeda di “arena dekat dan jauh", dan negara itu dikenal lebih bersedia menggunakan jet tempur tersebut dalam situasi pertempuran daripada beberapa operator F-35 lainnya.

Diminta untuk menanggapi komentar Barkan, juru bicara Kantor Program Bersama (JPO) F-35, Brandi Schiff, mengatakan; “JPO F-35 akan terus memenuhi semua persyaratan kedaulatan Israel dalam kebijakan keamanan dan pelepasan Pemerintah Amerika Serikat, dan akan berusaha keras untuk menyeimbangkan pembatasan AS dengan permintaan Israel.”

Israel juga dalam diskusi dengan AS tentang pengadaan tahap baru F-15 canggih, dengan permintaan telah dibawa ke Gedung Putih selama kunjungan Perdana Menteri Israel Naftali Bennett ke Washington pada bulan Agustus lalu.

Ditanya mengapa Israel membutuhkan lebih banyak F-15 mengingat pembelian F-35 yang besar, Barkan mencatat kemampuan F-15 untuk melayani lebih banyak truk senjata yang melengkapi F-35. "Bahwa sistem konektivitas khusus yang kami gunakan memungkinkan keduanya jet untuk beroperasi bersama-sama sangat erat," katanya.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Senjata Makan Tuan,...
Senjata Makan Tuan, Tarif Trump Ancam Produksi Senjata AS
Lawan Trump, Kanada...
Lawan Trump, Kanada Sumpah akan Memimpin Dunia
10 Negara Sahabat Amerika...
10 Negara Sahabat Amerika Serikat, Mayoritas Anggota NATO
10 Negara yang Kena...
10 Negara yang Kena Tarif Impor Trump Terbesar, Mayoritas Negara-negara Asia
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump, Kok Bisa?
4 Negara Islam yang...
4 Negara Islam yang Terdampak Tarif Impor AS Terbesar, Nomor 2 Pernah Diinvasi
Ayah Elon Musk Ungkap...
Ayah Elon Musk Ungkap Putra Kesayangannya Kagumi Putin
AS Larang Personel Diplomatik...
AS Larang Personel Diplomatik di China Berhubungan Asmara dengan Warga Lokal
Tragis! Mantan Ratu...
Tragis! Mantan Ratu Kecantikan Myanmar Tewas akibat Gempa, Tertimbun Reruntuhan Apartemen
Rekomendasi
10 Kapolda Belum Genap...
10 Kapolda Belum Genap Sebulan Duduki Jabatannya, 2 di Antaranya Irjen Polisi Berpengalaman
Cara Cerdas Meghan Markle...
Cara Cerdas Meghan Markle Agar Produk Mahalnya Ludes Terjual dalam Hitungan Menit
Profil 3 Calon Pemain...
Profil 3 Calon Pemain Naturalisasi Berdarah Jerman: Laurin Ulrich, Reno Munz, dan Ethan Kohler
Berita Terkini
Senjata Makan Tuan,...
Senjata Makan Tuan, Tarif Trump Ancam Produksi Senjata AS
21 menit yang lalu
Lebih dari 39.000 Anak...
Lebih dari 39.000 Anak Yatim di Gaza akibat Genosida Israel
1 jam yang lalu
Lawan Trump, Kanada...
Lawan Trump, Kanada Sumpah akan Memimpin Dunia
2 jam yang lalu
Abu Ubaidah: Tawanan...
Abu Ubaidah: Tawanan dalam Bahaya jika Israel Menolak Negosiasi
3 jam yang lalu
10 Negara Sahabat Amerika...
10 Negara Sahabat Amerika Serikat, Mayoritas Anggota NATO
5 jam yang lalu
Siapa Abdullah Al Sabah?...
Siapa Abdullah Al Sabah? PM Kuwait yang Sempat Dituduh Masuk Kristen
6 jam yang lalu
Infografis
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur di Dekat Sekutu Rusia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved