Kisruh Proyek Kapal Selam, Prancis Tak Percaya Australia dalam Perundingan Dagang

loading...
Kisruh Proyek Kapal Selam, Prancis Tak Percaya Australia dalam Perundingan Dagang
Kapal selam Australia klas Collins di Australia Barat. Foto/REUTERS
CANBERRA - Australia telah membatalkan perjanjian USD90 miliar dengan perusahaan Prancis, Naval Group, dalam proyek kapal selam kelas serang untuk Negeri Kanguru itu.

Paris telah mengecam langkah Australia yang didorong janji Amerika Serikat (AS) ke Canberra untuk kapal selam bertenaga nuklir. Prancis menyebut tindakan AS dan Australia sebagai "tikaman dari belakang".

“Paris tidak dapat lagi mempercayai Australia dalam negosiasi yang sedang berlangsung mengenai kesepakatan perdagangan antara Canberra dan UE sekarang karena yang pertama telah memutuskan untuk tiba-tiba mengakhiri kontrak untuk membeli kapal selam Prancis,” tegas Menteri Urusan Eropa Prancis Clement Beaune.

Baca juga: Militer Inggris Makin Aktif Rekrut Mata-mata Baru untuk Dikerahkan di Asia



"Kami sedang melakukan negosiasi perdagangan dengan Australia. Saya tidak melihat bagaimana kami dapat mempercayai mitra Australia kami," ungkap Beaune.

Baca juga: Australia Tak Terima Dituduh Prancis Menikam dari Belakang

Australia telah melakukan pembicaraan untuk menandatangani perjanjian dengan Uni Eropa (UE) sejak 2018 setelah melalui 11 putaran pembicaraan. UE merupakan mitra dagang terbesar Australia.

Baca juga: Telikung Proyek Kapal Selam Australia, Prancis Samakan Biden dengan Trump

Perundingan berikutnya akan berlangsung musim gugur ini dan seharusnya mencakup masalah perdagangan, jasa, investasi, dan hak kekayaan intelektual.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top