Telikung Proyek Kapal Selam Australia, Prancis Samakan Biden dengan Trump
Jum'at, 17 September 2021 - 17:46 WIB
loading...
Menlu Prancis Jean-Yves Le Drian. Foto/REUTERS
A
A
A
PARIS - Prancis menuduh Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menikamnya dari belakang dan bertindak seperti pendahulunya Donald Trump.
Pernyataan penuh kemarahan ini muncul setelah Paris disingkirkan dari kontrak ekspor pertahanan bersejarah untuk memasok Australia dengan kapal selam.
Amerika Serikat, Inggris dan Australia mengumumkan mereka akan membangun kemitraan keamanan untuk Indo-Pasifik yang akan membantu Australia memperoleh kapal selam bertenaga nuklir AS dan membatalkan kesepakatan kapal selam rancangan Prancis senilai USD40 miliar.
Baca juga: Prancis Marah Besar Ditelikung AS dalam Proyek Kapal Selam Nuklir Australia
“Keputusan brutal, sepihak, dan tak terduga ini mengingatkan saya pada apa yang dulu dilakukan Trump,” ungkap Menteri Luar Negeri (Menlu) Prancis Jean-Yves Le Drian kepada radio franceinfo.
Baca juga: AS Akan Kerahkan Tentara Lebih Banyak ke Australia
“Saya marah dan pahit. Ini tidak dilakukan di antara sekutu,” ujar dia.
Baca juga: Malu Ketahuan Telantarkan 10.000 Migran di Texas, AS Larang Drone Terbang
Pernyataan penuh kemarahan ini muncul setelah Paris disingkirkan dari kontrak ekspor pertahanan bersejarah untuk memasok Australia dengan kapal selam.
Amerika Serikat, Inggris dan Australia mengumumkan mereka akan membangun kemitraan keamanan untuk Indo-Pasifik yang akan membantu Australia memperoleh kapal selam bertenaga nuklir AS dan membatalkan kesepakatan kapal selam rancangan Prancis senilai USD40 miliar.
Baca juga: Prancis Marah Besar Ditelikung AS dalam Proyek Kapal Selam Nuklir Australia
“Keputusan brutal, sepihak, dan tak terduga ini mengingatkan saya pada apa yang dulu dilakukan Trump,” ungkap Menteri Luar Negeri (Menlu) Prancis Jean-Yves Le Drian kepada radio franceinfo.
Baca juga: AS Akan Kerahkan Tentara Lebih Banyak ke Australia
“Saya marah dan pahit. Ini tidak dilakukan di antara sekutu,” ujar dia.
Baca juga: Malu Ketahuan Telantarkan 10.000 Migran di Texas, AS Larang Drone Terbang
Lihat Juga :