Para Pemimpin Timur Tengah Ungkap Duka Mendalam atas Wafatnya Paus Fransiskus
Senin, 21 April 2025 - 19:45 WIB
loading...
Paus Fransiskus meninggal dunia setelah sakit berkepanjangan. Foto/anadolu
A
A
A
KAIRO - Para pemimpin di seluruh kawasan Timur Tengah memberikan penghormatan kepada Paus Fransiskus, yang meninggal pada hari Senin (21/4/2025) di usia 88 tahun.
Paus Fransiskus, yang mengukir sejarah sebagai Jesuit pertama dan paus Amerika Latin pertama, meninggal setelah berjuang melawan penyakit yang digambarkan pejabat Vatikan sebagai "krisis pernapasan seperti asma yang berkepanjangan" yang dikaitkan dengan trombositopenia.
Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi berduka atas meninggalnya Paus, menggambarkannya sebagai, "Tokoh global luar biasa yang mendedikasikan hidupnya untuk mempromosikan perdamaian dan keadilan, membangun jembatan dialog di antara masyarakat, dan membela hak-hak yang adil bagi rakyat Palestina."
“Meninggalnya Paus Fransiskus merupakan kehilangan besar bagi seluruh dunia. Ia adalah suara untuk perdamaian, cinta, dan kasih sayang, model komitmen yang teguh terhadap nilai-nilai luhur," papar dia.
Pemimpin Mesir itu menyampaikan, "Belasungkawa yang tulus kepada Vatikan, kepada para pengikutnya, dan kepada semua yang mencintainya."
Paus Fransiskus, yang mengukir sejarah sebagai Jesuit pertama dan paus Amerika Latin pertama, meninggal setelah berjuang melawan penyakit yang digambarkan pejabat Vatikan sebagai "krisis pernapasan seperti asma yang berkepanjangan" yang dikaitkan dengan trombositopenia.
Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi berduka atas meninggalnya Paus, menggambarkannya sebagai, "Tokoh global luar biasa yang mendedikasikan hidupnya untuk mempromosikan perdamaian dan keadilan, membangun jembatan dialog di antara masyarakat, dan membela hak-hak yang adil bagi rakyat Palestina."
“Meninggalnya Paus Fransiskus merupakan kehilangan besar bagi seluruh dunia. Ia adalah suara untuk perdamaian, cinta, dan kasih sayang, model komitmen yang teguh terhadap nilai-nilai luhur," papar dia.
Pemimpin Mesir itu menyampaikan, "Belasungkawa yang tulus kepada Vatikan, kepada para pengikutnya, dan kepada semua yang mencintainya."
Lihat Juga :