Dulu Menentang, Sekarang Arab Saudi Dukung Kesepakatan Nuklir Iran-AS, Mengapa?

Senin, 21 April 2025 - 09:15 WIB
loading...
Dulu Menentang, Sekarang...
Dulu menentang, sekarang Arab Saudi mendukung tercapainya kesepakatan nuklir Teheran antara Iran dengan AS. Foto/SPA
A A A
RIYADH - Sepuluh tahun lalu, ketika Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama dan para pemimpin negara besar lainnya mencapai kesepakatan dengan Iran untuk membatasi program nuklir Teheran, Arab Saudi merasa kecewa.

Para pejabat Saudi saat itu menyebutnya sebagai "kesepakatan lemah" yang hanya membuat Iran, rival regional kerajaan itu, semakin berani.

Riyadh bahkan "bersorak" ketika penerus Obama, Presiden Donald Trump menarik AS keluar dari perjanjian nuklir Iran itu pada tahun 2018.

Baca Juga: Pangeran Arab Saudi Temui Khamenei untuk Pertama Kalinya, Sampaikan Surat Raja Salman

Sekarang, ketika pemerintahan Trump kedua bernegosiasi dengan Iran mengenai kesepakatan yang mungkin memiliki kontur yang sangat mirip dengan yang sebelumnya, pandangan dari Arab Saudi tampak sangat berbeda.

Kementerian Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi baru-baru ini mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa mereka berharap pembicaraan tersebut, yang dimediasi oleh Oman, akan meningkatkan "perdamaian di kawasan dan dunia."

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman bahkan mengutus saudaranya, Menteri Pertahanan Pangeran Khalid bin Salman, ke Teheran, di mana dia disambut hangat oleh para pejabat Iran yang mengenakan pakaian militer.

Pangeran Khalid kemudian menyerahkan surat Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud langsung kepada Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, seorang pria yang pernah dicemooh Pangeran Mohammed bin Salman karena dianggap membuat "Hitler tampak baik."

Apa yang berubah? Hubungan antara Arab Saudi dan Iran telah menghangat selama dekade terakhir. Yang tak kalah pentingnya, Arab Saudi tengah menjalankan program diversifikasi ekonomi yang dimaksudkan untuk mengubah kerajaan tersebut dari ketergantungan yang berlebihan pada minyak menjadi pusat bisnis, teknologi, dan pariwisata.

Prospek pesawat nirawak dan rudal Iran yang terbang di atas Arab Saudi karena ketegangan regional menimbulkan ancaman serius terhadap rencana tersebut.

"Pola pikir mereka berbeda saat ini," kata Kristin Smith Diwan, seorang peneliti senior di Arab Gulf States Institute di Washington.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
FIFA vs Iran-Mesir,...
FIFA vs Iran-Mesir, Ribut Soal Simbol Pelangi
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
Stephanie MCI Ungkap...
Stephanie MCI Ungkap Pengalaman Seram saat Menginap di Vila Bali
Homedoki Umumkan Pemenang...
Homedoki Umumkan Pemenang Umrah, Perjalanan ke Tanah Suci Agustus 2026
Peradi SAI Siap Jembatani...
Peradi SAI Siap Jembatani Dunia Usaha dan Hukum dalam Pelaksanaan KUHP Baru
Berita Terkini
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved