Iran Tangkap Rapper Pengkritik Rezim Picu Perdebatan Panas

Jum'at, 17 September 2021 - 11:35 WIB
loading...
A A A
Baca juga: AS Akan Kerahkan Tentara Lebih Banyak ke Australia

Menurut Human Rights Activists News Agency (HRANA), Toomaj ditangkap di rumahnya dan dibawa ke lokasi yang tidak diketahui. Sebuah sumber informasi mengatakan kepada HRANA bahwa 12 agen keamanan, tampaknya dari organisasi intelijen Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), terlibat dalam penangkapan rapper tersebut.

Sangat sedikit yang diketahui tentang kehidupan pribadi Toomaj kecuali bahwa dia berasal dari Esfahan dan bekerja di sebuah pabrik logam kecil. Lirik lagu-lagunya berbicara tentang korupsi penguasa, kemiskinan rakyat, dan penindasan rezim terhadap perbedaan pendapat, dan pemberontakan rakyat.

"Kebebasan itu mahal, tidak masalah, pecinta kebebasan akan mempersembahkan pengorbanan. Ingat, yang membasuh darah hanyalah darah," bunyi lirik lagu Buy a Rate Hole.

Dalam lagu serupa sebelumnya berjudul "Normal Life [Hidup Normal]" Toomaj menyandingkan kemiskinan kelas pekerja dengan kehidupan mewah mereka yang berkuasa dan penindasan perbedaan pendapat dan protes dengan menumpahkan darah. "Yes, yes, Sir, life is normal," bunyi lirik lagunya, seperti dikutip dari Iran International, Jumat (17/9/2021).
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Peluang Iran Lolos ke...
Peluang Iran Lolos ke Babak 32 Besar Masih Terbuka, Diprediksi Capai 80 Persen
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
Polisi Sita Ratusan...
Polisi Sita Ratusan Perangkat Elektronik di Markas Judi Online Hayam Wuruk, Ini Daftarnya
Hasil Seleksi OSN-K...
Hasil Seleksi OSN-K SD dan SMP 2026 Diumumkan, Ini Link Resmi Pengumuman
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Berangkatkan Umrah Gratis untuk Guru PAUD
Berita Terkini
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved