Iran Tangkap Rapper Pengkritik Rezim Picu Perdebatan Panas
Jum'at, 17 September 2021 - 11:35 WIB
loading...
A
A
A
Pihak Twitter telah menangguhkan akun rapper itu setelah penangkapannya dan beberapa pengguna melaporkan bahwa Tomaaj telah melanggar aturan Twitter.
"Ancaman pembunuhan, dalam lagu, video, atau tweet, adalah kejahatan," tulis jurnalis Iran diNew York Times, Farnaz Fassihi, mengacu pada Toomaj dan lagu terbarunya.
Fassihi mendapat kecaman setelah tweet-nya dianggap para pendukung Toomaj sebagai "pembela rezim".
Pembela Toomaj bersikeras bahwa seorang seniman tidak dapat ditangkap karena apa yang dia gambarkan dalam karya seninya dan dia tidak mengancam individu tertentu.
Mereka mengatakan ada banyak penyanyi yang mengutuk tindakan atau kelompok tertentu dalam lagu mereka tetapi tidak ditangkap.
Rapper populer Soroush Lashkari yang menggunakan nama artistik Hichkas menyebut Toomaj "pahlawan pemberani" setelah penangkapannya.
"Tolong jadilah suaranya, karena dia telah menjadi suara rakyatnya [yang] menderita di bawah pemerintahan Republik Islam," tulis Hichkas dengan menuliskan tanda pagar #FreeToomaj.
"Ancaman pembunuhan, dalam lagu, video, atau tweet, adalah kejahatan," tulis jurnalis Iran diNew York Times, Farnaz Fassihi, mengacu pada Toomaj dan lagu terbarunya.
Fassihi mendapat kecaman setelah tweet-nya dianggap para pendukung Toomaj sebagai "pembela rezim".
Pembela Toomaj bersikeras bahwa seorang seniman tidak dapat ditangkap karena apa yang dia gambarkan dalam karya seninya dan dia tidak mengancam individu tertentu.
Mereka mengatakan ada banyak penyanyi yang mengutuk tindakan atau kelompok tertentu dalam lagu mereka tetapi tidak ditangkap.
Rapper populer Soroush Lashkari yang menggunakan nama artistik Hichkas menyebut Toomaj "pahlawan pemberani" setelah penangkapannya.
"Tolong jadilah suaranya, karena dia telah menjadi suara rakyatnya [yang] menderita di bawah pemerintahan Republik Islam," tulis Hichkas dengan menuliskan tanda pagar #FreeToomaj.
Lihat Juga :