Ngambek, Prancis Batalkan Perayaan Hubungan dengan AS

Jum'at, 17 September 2021 - 05:19 WIB
loading...
Ngambek, Prancis Batalkan...
Presiden Prancis Emmanuel Macron dan mantan PM Australia Malcolm Turnbull, di atas kapal selam Australia selama kunjungan Macron ke Sydney pada tahun 2018. Foto/The New York Times
A A A
WASHINGTON - Prancis tampaknya masih menyimpan kemarahan atas pengumuman Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden untuk membantu Australia mengerahkan kapal selam bertenaga nuklir. Sebagai ekspresi dari kemarahan tersebut, para pejabat Prancis di Washington membatalkan perayaan hubungan dengan AS.

Acara untuk memperingati "240 tahun Pertempuran Capes," yang akan berlangsung Jumat malam di kedutaan Prancis dan di atas kapal fregat Prancis di Baltimore, tidak akan dilakukan. Perwira tinggi angkatan laut Prancis, yang telah melakukan perjalanan ke Washington untuk acara merayakan bantuan angkatan laut mereka dalam pertempuran kemerdekaan Amerika pada tahun 1781, akan kembali ke Paris lebih awal.

Pembatalan itu merupakan cerminan langsung dari kemarahan yang dirasakan di antara para pejabat dan diplomat Prancis setelah kesepakatan yang diumumkan Biden di Gedung Putih pada hari Rabu dengan para pemimpin Australia dan Inggris secara virtual.

Baca juga: Prancis Marah Besar Ditelikung AS dalam Proyek Kapal Selam Nuklir Australia

"Seorang pejabat Prancis di Washington mengatakan pemerintahan Biden telah membutakan Prancis dan menuduh pejabat tinggi Amerika menyembunyikan informasi tentang kesepakatan itu meskipun ada upaya berulang kali oleh diplomat Prancis, yang mencurigai ada sesuatu yang sedang dikerjakan, untuk mempelajari lebih lanjut. Seorang pejabat mengatakan pemerintah Prancis berusaha untuk berbicara dengan Menteri Luar Negeri Antony Blinken dan penasihat keamanan nasional Jake Sullivan tetapi ditolak," seperti dikutip dari The New York Times, Jumat (17/9/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Lagi, Houthi Serang...
Lagi, Houthi Serang Kapal Tanker Saudi di Laut Merah
Rekomendasi
23 Juta Orang Teken...
23 Juta Orang Teken Petisi Boikot Argentina di Piala Dunia, Presiden Milei Meradang
Mama Firda Bagikan 5...
Mama Firda Bagikan 5 Tips Membuat Konten Review Makanan yang Disukai Netizen
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026 Resmi Dibuka, UMKM dan Ekraf Lokal Siap Naik Kelas
Berita Terkini
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved