Qatar Peringatkan Dunia Jangan Mengisolasi Taliban

loading...
Qatar Peringatkan Dunia Jangan Mengisolasi Taliban
Menteri Luar Negeri Qatar, Sheikh Mohammed Bin Abdulrahman Al Thani. Foto/REUTERS
KABUL - Saat Amerika Serikat (AS) pada Senin resmi mengakhiri perang 20 tahun di Afghanistan, perhatian kini beralih ke masa depan negara itu.

Penarikan pasukan NATO pimpinan AS dari Afghanistan dianggap banyak pihak sebagai kekalahan yang memalukan bagi kekuatan Barat. Taliban kembali berkuasa dengan harta rampasan perang yang lebih besar berupa persenjataan canggih AS.

Qatar telah memainkan peran mediasi penting antara Taliban dan AS selama masa penarikan pasukan yang penuh gejolak. Kini Qatar memperingatkan terhadap langkah-langkah tergesa-gesa yang dapat mendorong Afghanistan menuju ketidakstabilan lebih lanjut.

Baca juga: Pesawat Qatar yang Membawa Tim Teknis Dilaporkan Mendarat di Kabul



"Jika kita mulai memberikan banyak syarat dan menghentikan hubungan ini, kita akan meninggalkan kekosongan, dan pertanyaannya adalah, siapa yang akan mengisi kekosongan ini?" ungkap Menteri Luar Negeri Qatar, Sheikh Mohammed Bin Abdulrahman Al Thani di Doha kemarin.

Baca juga: Perdana Menteri Israel Hukum Menhan karena Bertemu Presiden Palestina

Dia memperingatkan agar dunia internasional tidak mengisolasi Taliban yang kini memegang kekuasaan di Afghanistan.

Baca juga: Sistem Pertahanan Udara Iran Mampu Deteksi Pesawat Siluman Musuh

“Kami percaya bahwa tanpa keterlibatan kami tidak dapat mencapai … kemajuan nyata di bidang keamanan atau di bidang sosial ekonomi,” ungkap Al Thani yang mengakui Taliban sebagai pemerintah bukanlah prioritas.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top