Taliban Tutup Perbatasan dengan Pakistan, Serukan Perjalanan Bebas Visa

Jum'at, 06 Agustus 2021 - 22:50 WIB
loading...
A A A
Pakistan menanggapi dengan menutup sisi perbatasannya pada hari Jumat, meninggalkan pejalan kaki, kendaraan penumpang, dan truk kargo terdampar.

Baca juga: AS Siap Tampung Ribuan Warga Afghanistan yang Rawan Jadi Sasaran Taliban

Banyak warga Afghanistan yang tinggal di Pakistan telah dikeluarkan kartu migrasi oleh Islamabad yang memungkinkan mereka untuk tinggal, tetapi mereka yang ingin memasuki Pakistan hari ini harus mendapatkan visa.

Pakistan dan Taliban telah lama berbagi hubungan dekat – meskipun Islamabad mengatakan dukungannya untuk Taliban berakhir setelah invasi pimpinan AS ke Afghanistan pada 2001.

Barat dan Kabul mengatakan dukungan Pakistan kepada Taliban terus berlanjut dan banyak pemimpinnya memiliki tempat berlindung yang aman di negara itu – yang dibantah oleh Islamabad.

Pakistan dianggap sebagai kunci dalam meyakinkan Taliban untuk berpartisipasi secara berarti dalam pembicaraan damai dengan pemerintah Afghanistan.

Baca juga: Pasukan Khusus Afghanistan Habisi 38 Taliban yang Hendak Serbu Penjara
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Amerika Tak...
Mengapa Amerika Tak Pernah Mengusik Nuklir Pakistan? Ini Alasan Sebenarnya
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
Ikuti Arab Saudi, Kuwait...
Ikuti Arab Saudi, Kuwait Cari Perlindungan dari Pakistan yang Bersenjata Nuklir
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Islamabad dan Ilusi...
Islamabad dan Ilusi Diplomasi Perang Iran 2026
Houthi Akan Tutup Selat...
Houthi Akan Tutup Selat Bab el-Mandeb Jika AS Serang Fasilitas Energi Iran
Houthi Blokade Pelabuhan...
Houthi Blokade Pelabuhan Saudi, Ini Respons Keras Riyadh
Rekomendasi
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Infografis
Perjalanan Kasus Nikita...
Perjalanan Kasus Nikita Mirzani dengan Dito Mahendra
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved