Taliban Tutup Perbatasan dengan Pakistan, Serukan Perjalanan Bebas Visa

Jum'at, 06 Agustus 2021 - 22:50 WIB
loading...
Taliban Tutup Perbatasan...
Taliban tutup perbatasan dengan Pakistan, menyerukan perjalanan bebas visa bagi warga Afghanistan. Foto/Dawn
A A A
KABUL - Taliban menutup perbatasan penting dengan Pakistan pada Jumat (6/8/2021), dengan mengatakan tidak seorang pun akan diizinkan lewat sampai Islamabad mencabut atau melonggarkan persyaratan visanya untuk warga Afghanistan .

Taliban, yang merebut kendali Afghanistan setelah penarikan pasukan Amerika Serikat (AS) dan pasukan asing lainnya, bulan lalu merebut perbatasan tenggara Chaman-Spin Boldak dari pasukan Afghanistan.

Pakistan awalnya menutup sisi perlintasannya, titik masuk tersibuk kedua Afghanistan yang terkurung daratan dan arteri komersial utama ke laut, sebelum membukanya kembali pekan lalu.

Namun sejak Taliban menguasai Chaman-Spin Boldak, pejabat perbatasan Pakistan di sana mulai memberlakukan persyaratan visa bagi warga Afghanistan yang sebelumnya tidak begitu diperhatikan.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat, Taliban meminta Pakistan untuk membatalkan semua persyaratan visa untuk warga Afghanistan.



"(Persimpangan) akan tetap ditutup untuk semua jenis perjalanan, termasuk transit dan perdagangan, untuk kedua sisi, dan pejalan kaki, sampai sisi Pakistan meninggalkan gerbang terbuka, pagi hingga malam, untuk orang Afghanistan yang memegang kartu migrasi (yang dikeluarkan Pakistan) atau kartu identitas (Afghanistan)," kata gubernur bayangan kelompok pemberontak untuk provinsi Kandahar dalam pernyataannya seperti dikutip dari Reuters.

Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan kepemimpinan kelompok itu telah mendukung langkah tersebut, dan pada hari Jumat perbatasan telah ditutup.

Sejak pasukan asing pimpinan AS mulai meninggalkan Afghanistan awal tahun ini, pertempuran antara pasukan Taliban dan Afghanistan telah meningkat secara signifikan. Dalam beberapa pekan terakhir, Taliban telah maju pesat di Ibu Kota provinsi dan menargetkan pejabat tinggi pemerintah di Kabul.

Pemberontak Islam garis keras itu juga telah menguasai beberapa penyeberangan perbatasan, termasuk dengan Iran dan negara-negara Asia Tengah. Namun penyeberangan dengan Pakistan memberikan pendapatan bea cukai yang signifikan.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Tuding India...
Pakistan Tuding India Jadi Dalang Pembajakan Kereta, Akankah Musuh Bebuyutan Berperang?
Pembajakan Kereta Api...
Pembajakan Kereta Api Pakistan Berakhir Mengerikan, Pemberontak Habisi 21 Sandera
16 Pemberontak Tewas...
16 Pemberontak Tewas dan 100 Penumpang Dibebaskan dalam Aksi Penyanderaan Kereta Api di Pakistan
Militan Sandera 450...
Militan Sandera 450 Penumpang Kereta di Pakistan
Senator Top AS: Ukraina...
Senator Top AS: Ukraina Bisa Lebih Buruk daripada Afghanistan
5 Negara Korup dengan...
5 Negara Korup dengan Militer Terlemah, Nomor 1 dan 4 Berpenduduk Mayoritas Muslim
Perang 2 Negara Muslim...
Perang 2 Negara Muslim Makin Panas, Tentara Pakistan dan Afghanistan Baku Tembak di Perbatasan
Kuil Berusia 1.300 Tahun...
Kuil Berusia 1.300 Tahun Terdampak Kebakaran Hutan di Korea Selatan
Karnaval Maut di Nigeria:...
Karnaval Maut di Nigeria: Jumlah Anak yang Tewas Jadi 35, 8 Lainnya Luka Parah
Rekomendasi
6 Pemain Timnas Indonesia...
6 Pemain Timnas Indonesia Berdarah Maluku dan Papua, Nomor Terakhir Curi Perhatian Pakai Umpan Trivela
Ambisi Uni Eropa Mengurangi...
Ambisi Uni Eropa Mengurangi Ketergantungan Mineral Penting asal China
Pererat Silaturahmi...
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Partai Perindo Maluku Bukber dan Santuni Anak Yatim di Ambon
Berita Terkini
Kemlu Sangkal Kabar...
Kemlu Sangkal Kabar 100 Warga Gaza Dikirim ke Indonesia
5 menit yang lalu
Bela Gaza, Iran dan...
Bela Gaza, Iran dan Poros Perlawanan Gelar Parade Angkatan Laut 3.000 Kapal
1 jam yang lalu
Langka! Eks Pilot Jet...
Langka! Eks Pilot Jet Tempur Israel Serukan Diakhirinya Genosida di Gaza, Tuntut Para Pelaku Diadili
1 jam yang lalu
Houthi Desak Tindakan...
Houthi Desak Tindakan Negara-negara Arab Cegah Pengusiran Warga Palestina
2 jam yang lalu
Ukraina Desak Pengerahan...
Ukraina Desak Pengerahan Pasukan Tempur Uni Eropa
3 jam yang lalu
AS Beri Israel Semua...
AS Beri Israel Semua Senjata yang Dibutuhkan untuk Lanjutkan Genosida di Gaza
4 jam yang lalu
Infografis
AC Milan Mendapatkan...
AC Milan Mendapatkan Striker Liverpool dengan Status Bebas Transfer
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved