China Jengkel Kapal Perang AS Masuk Selat Taiwan untuk Ke-7 Kalinya
Jum'at, 30 Juli 2021 - 04:00 WIB
loading...
Kapal perang USS Benfold milik Angkatan Laut Amerika Serikat. Foto/US Navy
A
A
A
BEIJING - China jengkel setelah sebuah kapal perang berpeluru kendali Amerika Serikat (AS) melintasi Selat Taiwan di Laut China Selatan pada hari Rabu. Ini sudah ketujuh kalinya kapal perang Amerika melintasi wilayah itu di era pemerintah Presiden Joe Biden.
Angkatan Laut Amerika dalam sebuah pernyataan mengatakan kapal perusak USS Benfold kelas Arleigh Burke berlayar ke utara melalui Selat Taiwan pada hari Rabu.
Baca juga: Kapal Perang Berpeluru Kendali AS Transit di Selat Taiwan
Manuver itu dikonfirmasi oleh Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan pada hari Kamis, di mana para pejabat Taipei mengatakan militer menggunakan intelijen gabungan, pengawasan, dan pengintaian untuk memantau pergerakan di laut dan di udara di sekitar Taiwan.
Menurut kementerian tersebut, kehadiran kapal perusak Angkatan Laut AS di Laut China Selatan tidak bertentangan dengan hukum internasional. Kementerian tersebut juga membenarkan bahwa itu adalah manuver ketujuh kapal perang Amerika diSelat Taiwan sejak Presiden AS Joe Biden menjabat.
Manuver terbaru Angkatan Laut AS telah membuat Beijing jengkel. Militer China mengatakan; "Washington adalah pencipta risiko keamanan terbesar di Selat Taiwan."
Juru bicara Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China, Kolonel Shi Yi, mengatakan; "AS telah menjadi perusak perdamaian dan stabilitas terbesar di kawasan itu."
Angkatan Laut Amerika dalam sebuah pernyataan mengatakan kapal perusak USS Benfold kelas Arleigh Burke berlayar ke utara melalui Selat Taiwan pada hari Rabu.
Baca juga: Kapal Perang Berpeluru Kendali AS Transit di Selat Taiwan
Manuver itu dikonfirmasi oleh Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan pada hari Kamis, di mana para pejabat Taipei mengatakan militer menggunakan intelijen gabungan, pengawasan, dan pengintaian untuk memantau pergerakan di laut dan di udara di sekitar Taiwan.
Menurut kementerian tersebut, kehadiran kapal perusak Angkatan Laut AS di Laut China Selatan tidak bertentangan dengan hukum internasional. Kementerian tersebut juga membenarkan bahwa itu adalah manuver ketujuh kapal perang Amerika diSelat Taiwan sejak Presiden AS Joe Biden menjabat.
Manuver terbaru Angkatan Laut AS telah membuat Beijing jengkel. Militer China mengatakan; "Washington adalah pencipta risiko keamanan terbesar di Selat Taiwan."
Juru bicara Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China, Kolonel Shi Yi, mengatakan; "AS telah menjadi perusak perdamaian dan stabilitas terbesar di kawasan itu."
Lihat Juga :