Tokoh Militer Top Australia Sebut AS Bisa Kalah Perang Lawan China

Selasa, 27 Juli 2021 - 10:11 WIB
loading...
Tokoh Militer Top Australia...
Mantan mayor jenderal Angkatan Darat Australia dan senator Liberal saat ini, Jim Molan. Foto/Defence Connect via news.com.au
A A A
CANBERRA - Salah satu tokoh militer top Canberra telah memberikan peringatan serius tentang ancaman sebenarnya yang ditimbulkan China terhadap Australia. Dia menilai militer Amerika Serikat (AS) saat ini sedang melemah dan bisa kalah jika berperang melawan China.

Mantan mayor jenderal Angkatan Darat Australia dan senator Liberal saat ini, Jim Molan, mengatakan kepada 4BC pada hari Selasa (27/7/2021) bahwa Australia perlu mulai menerima dan mempersiapkan perang dengan tetangganya yang semakin agresif.

Baca juga: Rusia Bikin Versi Baru 'Pesawat Kiamat', Penyelamat Putin dari Perang Nuklir Habis-habisan

“Perang lebih mungkin terjadi daripada yang diakui kebanyakan orang,” kata Senator Molan.

"China dan keamanan nasional adalah masalah paling berbahaya bagi kami," katanya lagi, yang dilansir news.com.au.

Senator Molan memperingatkan terhadap asumsi Amerika akan melindungi Australia dari China, menekankan tentara AS lebih lemah daripada yang disadari kebanyakan orang.

Mantan jenderal itu mengatakan latihan perang rahasia telah bocor ke publik yang menunjukkan bahwa tentara AS kemungkinan akan dikalahkan jika konflik dengan China terjadi.

“Orang-orang Amerika dalam bentuk yang agak kasar—mereka telah menyerahkan keledainya. Mereka telah dikalahkan dalam rangkaian permainan perang ini,” kata Senator Molan.

Jika terjadi konfrontasi atas Taiwan, Senator Molan memperingatkan Amerika juga kemungkinan akan kalah, meninggalkan Australia untuk berjuang sendiri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Piala Dunia 2026 Berpotensi...
Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Panggung Terakhir Luka Modric
Presiden Jerman Akan...
Presiden Jerman Akan Kunjungi Jakarta 15 Juni, Boyong Delegasi Bisnis dan Peneliti
Cerita Shakira Kembali...
Cerita Shakira Kembali Bawakan Lagu Anthem Piala Dunia, Harus Membuat Orang Menari
Rekomendasi
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
AS vs Paraguay: Tuan...
AS vs Paraguay: Tuan Rumah Unggul Tipis
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Berita Terkini
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved