Penjarahan Terjadi Setelah Polisi AS Cekik Warga Hingga Tewas
Kamis, 28 Mei 2020 - 12:07 WIB
loading...
A
A
A
Presiden Donald Trump meminta investigasi FBI dipercepat. Dia juga mengapresiasi semua pekerjaan yang dilakukan para penegak hukum lokal.
“Duka saya untuk keluarga dan teman George. Keadilan akan ditegakkan!” tweet Trump.
Video aksi brutal polisi terhadap Floyd itu memicu kemarahan nasional. Video menunjukkan polisi meletakkan lututnya di leher Floyd yang telentang dengan wajah menempel di jalan. (Baca Juga: Boeing Pangkas Lebih dari 12.000 Pegawai di AS, Ribuan Lagi Tunggu PHK)
Floyd terdengar mengerang dan terengah-engah kehabisan udara sambil mengatakan, “Saya tak bisa bernafas,” tapi polisi itu tetap meletakkan lututnya di leher Floyd. Orang-orang yang melihat kejadian itu meminta polisi itu membiarkan Floyd bernafas.
“Mengapa pria yang membunuh George Floyd tidak dipenjara? Jika Anda telah melakukan itu atau saya melakukan itu kita akan dipenjara sekarang. Saya mendesak Jaksa Hennepin County, Mike Freeman untuk menuntut penahanan petugas dalam kasus ini,” papar Walikota Minneapolis Jacob Frey. (Baca Juga: Pompeo: Hong Kong Tak Lagi Layak Dapat Status Khusus AS)
“Duka saya untuk keluarga dan teman George. Keadilan akan ditegakkan!” tweet Trump.
Video aksi brutal polisi terhadap Floyd itu memicu kemarahan nasional. Video menunjukkan polisi meletakkan lututnya di leher Floyd yang telentang dengan wajah menempel di jalan. (Baca Juga: Boeing Pangkas Lebih dari 12.000 Pegawai di AS, Ribuan Lagi Tunggu PHK)
Floyd terdengar mengerang dan terengah-engah kehabisan udara sambil mengatakan, “Saya tak bisa bernafas,” tapi polisi itu tetap meletakkan lututnya di leher Floyd. Orang-orang yang melihat kejadian itu meminta polisi itu membiarkan Floyd bernafas.
“Mengapa pria yang membunuh George Floyd tidak dipenjara? Jika Anda telah melakukan itu atau saya melakukan itu kita akan dipenjara sekarang. Saya mendesak Jaksa Hennepin County, Mike Freeman untuk menuntut penahanan petugas dalam kasus ini,” papar Walikota Minneapolis Jacob Frey. (Baca Juga: Pompeo: Hong Kong Tak Lagi Layak Dapat Status Khusus AS)
(sya)
Lihat Juga :