Para Pelayat Ayatollah Ali Khamenei: 'Balas Dendam, Balaskan Darah Pemimpin Kita!'

Minggu, 05 Juli 2026 - 05:42 WIB
loading...
Para Pelayat Ayatollah...
Ibu Kota Iran, Teheran, dibanjiri para pelayat yang datang memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Ayatollah Ali Khamenei, Sabtu (4/7/2026). Foto/Tehran Times
A A A
TEHERAN - Para pelayat memukul dada mereka dan meneriakkan "balas dendam, balas dendam" saat ribuan orang berkumpul di Teheran pada Sabtu pagi untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Pemimpin Tertinggi Iran yang terbunuh, Ayatollah Ali Khamenei.

Khamenei, yang memerintah Iran selama lebih dari tiga dekade, meninggal pada hari pertama agresi gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada 28 Februari, yang akhirnya memicu perang regional.

Baca Juga: Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei

Jenazahnya disemayamkan pada Sabtu pagi di kompleks pemakaman Grand Mosalla yang luas di ibu kota Iran, di mana para jurnalis melihat kerumunan orang berdatangan sambil membawa bendera merah, simbol balas dendam dalam Islam Syiah.

"Kami datang bukan untuk pemakaman tetapi untuk balas dendam," teriak seorang pembicara dalam acara tersebut. "Kami tidak akan pernah menyerahkan darahmu, yang merupakan garis paling merah," katanya lagi.

Para pelayat, beberapa di antaranya menangis, berjalan melewati pengamanan ketat menuju halaman tempat peti mati Khamenei diletakkan agar orang-orang dapat memberikan penghormatan terakhir.

"Kita harus bangkit dan, insya Allah, membalaskan darah pemimpin kita," kata Hamidreza Shabani, seorang siswa berusia 18 tahun, kepada AFP.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Iran Dilaporkan Tolak...
Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS
Rekomendasi
Mudah Emosi dan Defensif?...
Mudah Emosi dan Defensif? Ternyata Kurang Tidur Bisa Jadi Penyebab Utamanya
23 Juta Orang Teken...
23 Juta Orang Teken Petisi Boikot Argentina di Piala Dunia, Presiden Milei Meradang
Febrie Adriansyah Ditahan...
Febrie Adriansyah Ditahan Tanpa Rompi Pink, PB PMII: Cetak Sejarah
Berita Terkini
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Infografis
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved