Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250

Sabtu, 04 Juli 2026 - 19:20 WIB
loading...
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang panas ganggu perayaan kemerdekaan AS ke 250. Foto/X/NATO
A A A
WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump akan menuju National Mall di Washington DC pada hari Sabtu untuk apa yang ia sebut sebagai "unjuk rasa spektakuler" untuk merayakan ulang tahun ke-250 Amerika.

Acara tersebut, yang berlangsung saat gelombang panas yang menyengat melanda sebagian besar wilayah timur dan tengah AS, akan mencakup atraksi pesawat tempur oleh ratusan pesawat dan pertunjukan kembang api yang diharapkan penyelenggara akan menjadi yang terbesar sepanjang masa.

Atraksi pesawat tempur militer di atas Washington DC akan terjadi setiap jam antara pukul 13:15 waktu setempat (17:15 GMT) dan matahari terbenam, kata penyelenggara, dan Air Force One baru milik Trump akan tampil dalam salah satu formasi di atas ibu kota.

Namun, presiden dituduh oleh lawan-lawannya mempolitisasi acara peringatan hari jadi negara dan beberapa artis musik mengundurkan diri segera setelah diumumkan.



Melansir BBC, suhu yang sangat panas dan lembap sekitar 38C (100F) dan waktu mulai yang lebih lambat dari yang diperkirakan juga dapat berdampak pada jumlah penonton yang hadir.

Ada juga potensi badai petir di malam hari yang dapat mengganggu acara tersebut, yang telah diselenggarakan oleh kemitraan publik-swasta yang didukung Gedung Putih.

Presiden Trump menggunakan pidatonya pada malam Hari Kemerdekaan untuk mengklaim bahwa identitas Amerika terancam oleh apa yang disebutnya sebagai "radikal" dan "ekstremis" domestik.

Berbicara di monumen nasional Mount Rushmore di Dakota Selatan pada hari Jumat, presiden memperingatkan tentang kebangkitan kembali apa yang disebutnya "ancaman komunis" dan "pendatang baru" yang menganut ide-ide yang bertentangan dengan cara hidup Amerika.

Komentarnya mencerminkan serangan politik yang berkembang menjelang pemilihan paruh waktu November, dengan Partai Republik berusaha untuk mencap Demokrat sebagai komunis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Berita Terkini
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved