Iran dan Oman Selesaikan Kesepakatan Hormuz, Tanpa Peran AS pada Masa Depan Selat

Sabtu, 04 Juli 2026 - 07:28 WIB
loading...
Iran dan Oman Selesaikan...
Kapal angkatan laut Iran berpatroli di Selat Hormuz. Foto/media Iran
A A A
TEHERAN - Iran dan Oman telah menyelesaikan mekanisme yang mengatur navigasi melalui Selat Hormuz. Teheran bersikeras jalur air strategis tersebut harus dikelola secara eksklusif oleh negara-negara regional dan tanpa peran apa pun bagi Amerika Serikat.

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengumumkan pada hari Jumat (3/7/2026) bahwa kesepakatan tersebut, yang dicapai dengan Muscat berdasarkan Pasal Lima Memorandum Kesepahaman AS-Iran, telah memasuki fase implementasi.

“Amerika Serikat tidak akan memiliki peran dalam mekanisme ini,” kata Ghalibaf.

Dia menambahkan Iran akan mengkoordinasikan implementasi kesepakatan tersebut dengan negara-negara Teluk lainnya yang berbatasan dengan Selat Hormuz.

Selat Hormuz, yang dilalui sekitar seperlima minyak yang diperdagangkan secara global, tetap menjadi salah satu koridor maritim paling strategis di dunia.

Kesepakatan ini merupakan salah satu langkah implementasi utama pertama berdasarkan memorandum yang dicapai antara Teheran dan Washington setelah berbulan-bulan konflik dan negosiasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
PRIMARIA FEST Sukabumi...
PRIMARIA FEST Sukabumi 2026 Satukan Ribuan Penikmat Indonesian Bounce Music
Eksepsi/Perlawanan Dokter...
Eksepsi/Perlawanan Dokter Tifa Dikabulkan Hakim: Bagaimana Nasib Perkara Ijazah Jokowi?
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
Berita Terkini
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved