Raja Salman dan Mohammed bin Salman Sampaikan Belasungkawa Meski Tak Melayat untuk Khamenei

Minggu, 05 Juli 2026 - 06:14 WIB
loading...
Raja Salman dan Mohammed...
Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman dari Kerajaan Arab Saudi sampaikan belasungkawa meski tak hadiri prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Foto/SPA/dpa
A A A
TEHERAN - Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman dari Kerajaan Arab Saudi menyampaikan belasungkawa kepada Iran atas meninggalnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas pada hari pertama agresi Amerika Serikat (AS) dan Israel 28 Februari. Meski demikian, kedua pemimpin kerajaan tersebut tidak datang melayat ke Teheran.

Perwakilan pemerintah Arab Saudi yang hadir adalah Wakil Menteri Luar Negeri Waleed Elkhereiji. Pesan simpati dari Raja Salman dan Pangeran Mohammed bin Salman disampaikan Elkhereiji kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian selama prosesi pemakaman kenegaraan yang diadakan di Teheran.

Baca Juga: Para Pelayat Ayatollah Ali Khemeni: 'Balas Dendam, Balaskan Darah Pemimpin Kita!'

Kehadiran delegasi Riyadh pada upacara tersebut dipandang sebagai kelanjutan upaya untuk menormalisasi hubungan antara kedua negara, yang dipulihkan pada tahun 2023 setelah bertahun-tahun ketegangan diplomatik.

Prosesi pemakaman Ayatollah Khamenei diperkirakan akan berlangsung selama beberapa hari. Peti mati, yang diselimuti bendera Iran, ditempatkan di Grand Mosalla di Teheran, di samping peti mati beberapa anggota keluarga yang juga tewas dalam serangan awal AS dan Israel. Ribuan warga telah berkumpul di lokasi tersebut untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin yang telah memimpin Republik Islam Iran sejak 1989.

Media pemerintah Iran juga menyiarkan demonstrasi massal di berbagai kota pada Jumat malam. Para peserta mengadakan demonstrasi, meneriakkan slogan-slogan dukungan untuk Republik Islam dan mengutuk Amerika Serikat dan Israel. Pemerintah Iran memperkirakan bahwa jutaan warga memenuhi jalan-jalan utama Teheran selama puncak prosesi pemakaman, yang dimulai pada hari Sabtu.

Kehadiran delegasi Saudi merupakan salah satu sorotan upacara tersebut. Selain Arab Saudi, dilaporkan lebih dari 100 negara mengirimkan perwakilan resmi untuk menghadiri pemakaman tersebut, termasuk pejabat pemerintah senior, menteri, pemimpin parlemen, dan utusan dari organisasi internasional. Kehadiran mereka mencerminkan perhatian dunia yang besar terhadap dinamika politik Iran setelah kematian Khamenei.

Ayatollah Ali Khamenei telah menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi Iran selama lebih dari tiga dekade setelah menggantikan Ayatollah Ruhollah Khomeini pada tahun 1989. Sebagai otoritas tertinggi dalam sistem politik Iran, dia memegang kendali atas kebijakan strategis negara, termasuk pertahanan, keamanan, dan hubungan luar negeri.

Pelayat Serukan Balas Dendam


Sementara itu, para pelayat memukul dada mereka dan meneriakkan "balas dendam, balas dendam" saat ribuan orang berkumpul di Teheran pada Sabtu pagi untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Khamenei.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel
Rekomendasi
Pelatih Spanyol Kutuk...
Pelatih Spanyol Kutuk Ulah Pemain Argentina di Piala Dunia 2026
Febrie Adriansyah Ditahan...
Febrie Adriansyah Ditahan Tanpa Rompi Pink, PB PMII: Cetak Sejarah
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
Berita Terkini
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved