Sinovac: Vaksin Kami Efektif Melawan COVID-19 Varian Delta

Jum'at, 23 Juli 2021 - 13:08 WIB
loading...
Sinovac: Vaksin Kami...
CoronaVac COVID-19, vaksin buatan Sinovac Biotech Ltd yang berbasis di China. Foto/REUTERS
A A A
BEIJING - Sinovac Biotech Ltd, pengembang vaksin CoronaVac COVID-19, membela keampuhan vaksin dua dosisnya, termasuk terhadap varian Delta.

Meski belum ada data tentang efek perlindungannya, perusahaan tersebut mengatakan penelitian telah membuktikan kemanjuran vaksin di negara-negara seperti Brazil, Indonesia, Chili dan Turki, di mana vaksin mereka telah digunakan secara luas.

Baca juga: Sistem Rudal Buatan Rusia Tembak Jatuh Seluruh Rudal Israel di Homs Suriah

“Itu lebih dari 90% efektif melawan infeksi parah dan rawat inap. Kami juga memperhatikan bahwa tingkat infeksi setelah vaksinasi sangat rendah di negara-negara ini, dan gejalanya juga sangat ringan, di sebagian besar keadaan,” kata juru bicara perusahaan, Liu Peicheng.

"Meskipun ada pengurangan dalam efek penetralnya, vaksin Sinovac (CoronaVac) saat ini tetap efektif terhadap varian Delta,” imbuh Liu, yang berbasis di kantor pusat perusahaan di Beijing, dalam jawaban tertulis atas pertanyaan yang diajukan oleh Bernama, Jumat (23/7/2021).

CoronaVac dari Sinovac adalah vaksin tidak aktif dan salah satu vaksin COVID-19 yang paling banyak digunakan di seluruh dunia. Namun, akhir-akhir ini, ada kekhawatiran tentang kemanjurannya, terutama terhadap varian yang lebih menular seperti Delta.

Pada 16 Juli, pemerintah Malaysia mengatakan akan menghentikan penggunaan vaksin Sinovac dalam Program Imunisasi Nasional COVID-19 (PICK) secara bertahap. Namun, 14 juta dosis vaksin masih akan tersedia untuk negara-negara yang tertarik dan perusahaan swasta mulai bulan ini hingga September.

Baca juga: Taktik Perang Dingin, CIA Bakal Kerahkan Spesialis China untuk Lawan China
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Iran Bersumpah Bikin...
Iran Bersumpah Bikin Pangkalan Militer AS di Timur Tengah seperti Neraka
Rekomendasi
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
Dugaan Aroma Konspirasi...
Dugaan Aroma Konspirasi 'Aib Gijon' di Piala Dunia 2026, Sengaja Singkirkan Iran?
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
Berita Terkini
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved