10 Perdana Menteri, 3 Presiden dan 1 Raja Jadi Target Spyware Pegasus Israel

Kamis, 22 Juli 2021 - 23:09 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Spyware Pegasus Disalahgunakan, Israel Bentuk Tim Investigasi

Tetapi pemeriksaan forensik oleh Lab Keamanan Amnesty terhadap 67 smartphone yang berafiliasi dengan nomor dalam daftar menemukan 37 yang berhasil ditembus oleh Pegasus atau menunjukkan tanda-tanda percobaan penetrasi. Analisis oleh Amnesty juga menemukan bahwa banyak telepon menunjukkan tanda-tanda infeksi atau percobaan infeksi beberapa menit atau bahkan detik setelah cap waktu yang muncul untuk nomor mereka dalam daftar.

NSO mengatakan memiliki 60 klien lembaga pemerintah di 40 negara. Dalam setiap kasus, kata perusahaan, targetnya adalah teroris dan penjahat, seperti pedofil, bandar narkoba, dan pedagang manusia. Pihak perusahaan mengatakan secara khusus melarang penargetan warga yang taat hukum, termasuk pejabat pemerintah yang menjalankan bisnis biasa mereka.

Kepala eksekutif NSO Shalev Hulio mengatakan perusahaannya memiliki kebijakan untuk mencegah penyalahgunaan dalam wawancara telepon dengan The Washington Post, setelah serangkaian cerita awal tentang perusahaan muncul dalam laporan berita di seluruh dunia, di bawah judul Proyek Pegasus.

“Setiap tuduhan tentang penyalahgunaan sistem menyangkut saya. Itu melanggar kepercayaan yang kami berikan kepada pelanggan,” tegas Hulio.

“Saya percaya bahwa kita perlu memeriksa setiap tuduhan. Dan jika kita memeriksa setiap tuduhan, kita mungkin menemukan bahwa beberapa di antaranya benar. Dan jika kami menemukan bahwa itu benar, kami akan mengambil tindakan tegas,” tukasnya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Houthi Peringatkan Kapal-Kapal...
Houthi Peringatkan Kapal-Kapal Tak Bongkar Muat di Pelabuhan Saudi atau Ditembak
Rekomendasi
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Infografis
3 Badan Intelijen Israel...
3 Badan Intelijen Israel dan Fungsinya: Aman, Shin Bet, Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved