Spyware Pegasus Disalahgunakan, Israel Bentuk Tim Investigasi

Rabu, 21 Juli 2021 - 21:01 WIB
loading...
Spyware Pegasus Disalahgunakan,...
Israel lakukan penyelidikan terkait tudingan spyware Pegasus disalahgunakan. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
TEL AVIV - Sumber pemerintah mengatakan Israel telah membentuk tim antar kementerian senior untuk menyelidiki tuduhan yang berkembang bahwa spyware yang dijual oleh sebuah perusahaan siber Israel telah disalahgunakan dalam skala global. Ia menambahkan bahwa tinjauan ekspor tidak mungkin dilakukan.

Sumber tersebut mengungkapkan tim tersebut dipimpin oleh Dewan Keamanan Nasional Israel, yang menjawab Perdana Menteri Naftali Bennett dan memiliki bidang keahlian yang lebih luas daripada Kementerian Pertahanan, yang mengawasi ekspor perangkat lunak Pegasus NSO Group.

"Peristiwa ini berada di luar lingkup Kementerian Pertahanan," kata sumber itu, merujuk pada potensi pukulan balik diplomatik setelah laporan media terkemuka minggu ini tentang dugaan pelanggaran spyware Pegasus di Prancis, Meksiko, India, Maroko, dan Irak seperti dikutip dari Reuters, Rabu (21/7/2021).

Sebelumnya, Perdana Menteri Prancis Jean Castex mengatakan Presiden Prancis Emmanuel Macron telah menyerukan serangkaian penyelidikan untuk dilakukan terhadap kasus spyware Pegasus.

Ponsel Macron ada dalam daftar target potensial untuk kemungkinan pengawasan atas nama Maroko dalam kasus Pegasus, kata surat kabar Prancis Le Monde, Selasa.

Baca juga: Ponsel Presiden Prancis Jadi Target Spyware Pegasus Besutan Israel
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
Putin Akui Ekonomi Rusia...
Putin Akui Ekonomi Rusia Hancur akibat Serangan Ukraina: Tapi Kami Cepat Pulih
Rekomendasi
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
Brantas Abipraya Kebut...
Brantas Abipraya Kebut Penyelesaian Akhir Sekolah Rakyat Jabar II, DPR Optimistis Segera Operasional
Aksi Demo di Gedung...
Aksi Demo di Gedung DPR, Puluhan Mahasiswa Terlibat Aksi Dorong dengan Polisi
Berita Terkini
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved