Biden: Tidak Ada Agenda Mengirim Pasukan AS ke Haiti

Jum'at, 16 Juli 2021 - 21:15 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Para Tersangka Pembunuhan Presiden Haiti Ternyata Informan DEA dan FBI

Seorang pejabat penegak hukum yang tidak disebutkan namanya kemudian mengatakan kepada Reuters bahwa tersangka yang dimaksud adalah salah satu dari Haiti-Amerika, tetapi menambahkan dia bukan informan aktif ketika Moise ditembak mati di rumahnya minggu lalu.

Selain penyebaran Marinir yang akan datang, Washington telah mengirim petugas FBI, Departemen Keamanan Dalam Negeri dan lembaga federal lainnya untuk membantu pihak berwenang Haiti dalam penyelidikan mereka. Sementara penyelidikan sedang berlangsung, seorang dokter keturunan Haiti yang berbasis di Florida ditangkap pada hari Minggu karena dicurigai mendalangi pembunuhan itu dengan rencana untuk menjadi presiden. Kepala keamanan di istana kepresidenan Haiti, Dimitri Herard, juga ditahan pada hari Kamis sebagai bagian dari penyelidikan, menurut seorang jaksa Haiti, meskipun tidak jelas dakwaan apa yang mungkin dia hadapi.

Baca juga: Kasus Presiden Moise Ditembak Mati: Libatkan Bos Paspampres Haiti, Begini Plotnya

Pasukan Amerika telah dikirim ke Haiti pada beberapa kesempatan selama abad terakhir, dengan pengerahan terbaru terkait dengan bantuan bencana. Namun, pada tahun 1915, Marinir AS merebut ibukota Haiti dan terus menduduki negara itu selama hampir 20 tahun setelah massa yang marah menyeret Presiden Haiti Vilbrun Guillaume Sam dari Kedutaan Besar Prancis dan memukulinya sampai mati. Washington secara efektif menjalankan Haiti melalui junta militer selama misi, yang melihat dua pemberontakan signifikan yang dihancurkan oleh pasukan AS. Ribuan orang Haiti yang memberontak tewas dalam pemberontakan tersebut, sementara tuduhan eksekusi di luar proses hukum, kerja paksa dan penyiksaan tersebar luas.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Iran Bantah Serang Bandara...
Iran Bantah Serang Bandara Kuwait, Tuding Sistem Patriot AS Jadi Penyebab
Jenderal Lebanon Dibunuh...
Jenderal Lebanon Dibunuh Israel, Hizbullah: Kejahatan Keji!
Rekomendasi
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
Tak Suka Film Horor,...
Tak Suka Film Horor, Rano Karno Nonton 'Ghost in the Cell' karena Dibujuk Istri
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Berita Terkini
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved