Biden: Tidak Ada Agenda Mengirim Pasukan AS ke Haiti

Jum'at, 16 Juli 2021 - 21:15 WIB
loading...
A A A
“Ini bukan pintu tertutup. Evolusi situasi akan menentukan hasilnya,” kata Pierre.

“Sementara itu, pemerintah melakukan segala yang kami bisa untuk menstabilkan negara, kembali ke lingkungan normal dan menyelenggarakan pemilihan sambil mencoba mencapai kesepakatan politik dengan sebagian besar partai politik,” imbuhnya.

Sebelumnya pada hari Kamis, Pentagon mengakui bahwa "sejumlah kecil" pelaku pembunuh Moise telah menerima pelatihan AS di masa lalu. Pada saat itu, semuanya adalah tentara di angkatan bersenjata Kolombia, yang telah lama menjalin hubungan militer yang erat dengan Washington.

Sementara Departemen Pertahanan AS tidak merinci berapa banyak yang dilatih, pemerintah Haiti mengklaim bahwa 28 tentara bayaran asing melakukan serangan presiden, dua di antaranya warga Haiti-Amerika dan sisanya warga negara Kolombia. Hampir dua lusin tersangka telah ditahan, sementara beberapa tewas dalam baku tembak dengan polisi, dan setidaknya lima lainnya masih buron.

Beberapa orang Kolombia yang terlibat dilaporkan disewa oleh perusahaan keamanan yang berbasis di Florida, CTU, dan diterbangkan ke Republik Dominika tetangga beberapa hari sebelum Moise terbunuh.

Pengungkapan Pentagon datang hanya beberapa hari setelah Badan Anti Narkoba AS mengatakan bahwa salah satu tersangka pembunuhan sebelumnya bekerja sebagai "sumber rahasia" untuk agensi tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Mantan PM Thailand Thaksin...
Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra Bebas dari Penjara Setelah Mendapat Pengampunan Kerajaan
Trump: Jika Bukan karena...
Trump: Jika Bukan karena Saya, Israel Sudah Tak Ada saat Ini
Rekomendasi
Iran Tuduh AS Bermain...
Iran Tuduh AS Bermain Politik Jelang Piala Dunia 2026, Sejumlah Pejabat Tim Belum Kantongi Visa
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Berita Terkini
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved