Haiti Minta Pasukan AS dan PBB Datang untuk Lindungi Infrastruktur Penting

Minggu, 11 Juli 2021 - 02:01 WIB
loading...
Haiti Minta Pasukan...
Warga Haiti berkumpul di luar Kedutaan Besar AS setelah pembunuhan Presiden Jovenel Moise di Port-au-Prince, Haiti, 9 Juli 2021. Foto/REUTERS
A A A
PORT AU PRINCE - Haiti meminta pasukan asing dikirim ke negara itu untuk melindungi infrastruktur penting setelah pembunuhan Presiden Jovenel Moise.

Permintaan itu dikirim pemerintah Haiti ke Amerika Serikat (AS) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), tetapi AS mengatakan tidak memiliki rencana menawarkan bantuan militer "saat ini".

Polisi Haiti sebelumnya mengatakan sekelompok 28 tentara bayaran asing membunuh presiden Haiti pada Rabu.



Setelah baku tembak di ibu kota Port-au-Prince, 17 orang dari mereka ditahan.



Beberapa orang dari kelompok itu, yang menurut Haiti termasuk purnawirawan tentara Kolombia, ditahan di rumah yang mereka gunakan. “Pelaku lain ditahan setelah memasuki kompleks diplomatik Taiwan,” ungkap kepolisian.



Tiga tersangka tewas oleh polisi, dan delapan orang lainnya masih dalam pengejaran.

Meskipun AS tidak akan menawarkan pasukan, Washington mengatakan pihaknya mengirim FBI dan pejabat Departemen Keamanan Dalam Negeri ke Haiti untuk membantu penyelidikan.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Denmark dan Greenland...
Denmark dan Greenland Bentuk Front Perlawanan untuk Melawan AS
Meski Bersitegang, AS...
Meski Bersitegang, AS Tidak Akan Tinggalkan NATO, Berikut 3 Alasannya
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
Kocak! Trump Terapkan...
Kocak! Trump Terapkan Tarif di Kepulauan Tak Dihuni Manusia, Hanya Ada Anjing Laut dan Penguin
AS Bimbang, Ini 3 Negara...
AS Bimbang, Ini 3 Negara NATO yang Masih Menghalangi Kemenangan Rusia di Ukraina
Trump Permudah Aturan...
Trump Permudah Aturan Ekspor Senjata, Dunia Terancam Perang Besar?
Negara-Negara Arab Nyatakan...
Negara-Negara Arab Nyatakan Tolak Bantu AS Serang Iran
Apa itu Tarif Resiprokal...
Apa itu Tarif Resiprokal yang Dikenakan Donald Trump, Balas Dendam?
Rekomendasi
Pemudik Motor Padati...
Pemudik Motor Padati Pantura Cirebon Pagi Ini, Lalin Masih Lancar
Arus Balik Lebaran 2025...
Arus Balik Lebaran 2025 Padati Pelabuhan Merak, Jalur Keluar Kendaraan Merayap
Tarif Impor Trump Jadi...
Tarif Impor Trump Jadi Mimpi Buruk Industri Otomotif China
Berita Terkini
Denmark dan Greenland...
Denmark dan Greenland Bentuk Front Perlawanan untuk Melawan AS
6 menit yang lalu
Israel Serang Sekolah...
Israel Serang Sekolah di Gaza, 27 Orang Tewas
51 menit yang lalu
Demi Keamanan Nasional,...
Demi Keamanan Nasional, Staf Kedubes AS di China Dilarang Berkencan dengan Penduduk Lokal
2 jam yang lalu
Meski Bersitegang, AS...
Meski Bersitegang, AS Tidak Akan Tinggalkan NATO, Berikut 3 Alasannya
3 jam yang lalu
Taiwan Lawan Tekanan...
Taiwan Lawan Tekanan China di PBB, Tegaskan Status sebagai Negara Berdaulat
3 jam yang lalu
Hamas Tak Akan Respons...
Hamas Tak Akan Respons Usulan Balasan Israel untuk Gencatan Senjata di Gaza
9 jam yang lalu
Infografis
AS Gelontorkan Ribuan...
AS Gelontorkan Ribuan Triliun untuk Ukraina, Hasilnya Mengecewakan
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved