Intelijen Korsel: Bobot Kim Jong-un Susut 20 Kg tapi Sehat
Jum'at, 09 Juli 2021 - 08:22 WIB
loading...
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Foto/KCNA
A
A
A
SEOUL - Bobot pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un telah menyusut 10 kg hingga 20 kilogram (kg) baru-baru ini tetapi dinyatakan sehat tanpa masalah. Hal itu dipaparkan Badan Intelijen Nasional Korea Selatan (Korsel) kepada anggota Parlemen di Seoul pada hari Kamis.
Para pengamat mengatakan Kim Jong-un baru-baru ini tampak lebih ramping dari sebelumnya dengan satu foto yang menunjukkan jam tangan di pergelangan tangannya tampak lebih kencang dari sebelumnya. Foto-foto itu memicu perdebatan tentang penyebab penurunan berat badannya.
Baca juga: Kasus Presiden Haiti Ditembak Mati: 7 Tersangka Dibunuh, 6 Lainnya Ditangkap
"Setelah kehilangan 10 hingga 20 kg, dia biasanya terlibat dalam kegiatan politiknya," kata seorang anggota Komite Intelijen Parlemen kepada wartawan setelah sesi pengarahan tertutup dengan agen mata-mata.
"Dia telah mengadakan pertemuan selama berjam-jam, berjalan dengan penuh semangat, dan diketahui tidak memiliki masalah dalam aktivitas apa pun," lanjut anggota komite tersebut yang tak disebutkan namanya seperti dilansir Kyodo News, Jumat (9/7/2021).
Badan Intelijen Korsel memperkirakan pada bulan November lalu bahwa pemimpin Korea Utara itu telah bertambah bobotnya sekitar 50 kg sejak 2012 dan beratnya antara 140 kg hingga 150 kg.
Anggota Komite Intelijen itu mengatakan Kim Jong-un kemungkinan melakukan diet.
Para pengamat mengatakan Kim Jong-un baru-baru ini tampak lebih ramping dari sebelumnya dengan satu foto yang menunjukkan jam tangan di pergelangan tangannya tampak lebih kencang dari sebelumnya. Foto-foto itu memicu perdebatan tentang penyebab penurunan berat badannya.
Baca juga: Kasus Presiden Haiti Ditembak Mati: 7 Tersangka Dibunuh, 6 Lainnya Ditangkap
"Setelah kehilangan 10 hingga 20 kg, dia biasanya terlibat dalam kegiatan politiknya," kata seorang anggota Komite Intelijen Parlemen kepada wartawan setelah sesi pengarahan tertutup dengan agen mata-mata.
"Dia telah mengadakan pertemuan selama berjam-jam, berjalan dengan penuh semangat, dan diketahui tidak memiliki masalah dalam aktivitas apa pun," lanjut anggota komite tersebut yang tak disebutkan namanya seperti dilansir Kyodo News, Jumat (9/7/2021).
Badan Intelijen Korsel memperkirakan pada bulan November lalu bahwa pemimpin Korea Utara itu telah bertambah bobotnya sekitar 50 kg sejak 2012 dan beratnya antara 140 kg hingga 150 kg.
Anggota Komite Intelijen itu mengatakan Kim Jong-un kemungkinan melakukan diet.
Lihat Juga :