Warga Palestina Ramai Ucapkan Selamat Tinggal saat Israel Hujani Gaza dengan Bom

Sabtu, 05 April 2025 - 16:25 WIB
loading...
Warga Palestina Ramai...
Jurnalis Abdallah Alattar mengucapkan selamat tinggal di Jalur Gaza selatan. Foto/instagram
A A A
GAZA - Warga Palestina mengunggah pesan terakhir dan surat perpisahan di media sosial, mengungkapkan ketakutan mereka tidak akan selamat di tengah intensitas pengeboman Israel di Jalur Gaza.

Banyak warga Palestina di Gaza telah beralih ke media sosial sejak dimulainya serangan Israel pada Oktober 2023 untuk berkomunikasi satu sama lain, mendokumentasikan serangan Israel dan pengalaman sehari-hari mereka, serta berbagi pemikiran, harapan, dan kehidupan mereka dengan khalayak internasional di masa ketika outlet media, platform media sosial, serta lembaga seni dan pendidikan dituduh menyensor informasi dan membungkam kebebasan berekspresi terkait perang.

Namun, selama 24 jam terakhir, unggahan yang mengungkapkan keputusasaan di tengah parahnya dan dahsyatnya serangan Israel serta ketakutan bahwa orang-orang di Gaza mungkin tidak selamat kali ini, telah melonjak.

Pada hari Kamis (3/4/2025), Israel menewaskan 112 warga Palestina, yang menjadi hari paling mematikan sejak Israel melanjutkan perangnya di daerah kantong yang dikepung itu pada tanggal 18 Maret.

Satu video yang diunggah Nour, seorang wanita dari Gaza, menunjukkan serangan Israel terhadap satu gedung di dekatnya di tengah-tengah lingkungan yang hancur total sementara seorang wanita menangis di latar belakang.

"Sepertinya kami tidak akan selamat kali ini,” ungkap keterangan video tersebut.

Jurnalis Abdallah Alattar dari Rafah di Jalur Gaza selatan, berbagi, "Sepertinya kita tidak akan berhasil kali ini," pada hari Jumat pagi, yang telah beredar luas dan dibagikan ulang.

Abubaker Amed, seorang jurnalis sepak bola dari Deir al-Balah, menyatakan, “Orang-orang Gaza tahu dunia telah mengecewakan mereka dan dengan demikian merasa pembunuhan mereka hanya masalah waktu."

Beberapa pengguna juga telah meminta orang-orang dan kekuatan global memperhatikan dan berbicara untuk orang-orang di Gaza, yang tidak hanya menghadapi pemboman, tetapi juga kelaparan karena blokade Israel terhadap makanan dan kebutuhan pokok.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
AS Rilis Paspor Edisi...
AS Rilis Paspor Edisi Terbatas Bergambar Trump, Begini Wujudnya
Rekomendasi
Dari Sampang, Rihul...
Dari Sampang, Rihul CZ Bangun Peluang Lewat Konten Digital
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo Digelar Besok Pagi di PN Jaksel
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved