Cengkeraman Taliban Meluas, 1.000 Tentara Afghanistan Kabur ke Tajikistan

Selasa, 06 Juli 2021 - 16:26 WIB
loading...
A A A
Negara-negara tetangga bersiap menghadapi kemungkinan masuknya pengungsi jika pertempuran terus meningkat.

Juru bicara Taliban Suhail Shaheen mengatakan kepada BBC bahwa kelompok itu tidak bertanggung jawab atas peningkatan kekerasan baru-baru ini. Dia bersikeras bahwa banyak distrik telah jatuh ke tangan Taliban melalui mediasi setelah tentara Afghanistan menolak untuk berperang.

Baca juga: Terlibat Pertempuran Sengit dengan Taliban, 300 Tentara Afghanistan Melarikan Diri

Sebagian besar pasukan asing yang tersisa di Afghanistan telah pergi sebelum batas waktu September. Ada kekhawatiran bahwa militer Afghanistan, yang seharusnya mengambil alih keamanan di negara itu, akan runtuh.

Di bawah kesepakatan dengan Taliban, AS dan sekutu NATO-nya setuju untuk menarik semua pasukan sebagai imbalan atas komitmen kelompok militan itu untuk tidak mengizinkan kelompok ekstremis beroperasi di daerah yang mereka kuasai.

Tetapi Taliban tidak setuju untuk berhenti memerangi pasukan Afghanistan, dan sekarang dilaporkan menguasai sekitar sepertiga dari negara itu.

Bagi rakyat Afghanistan, ini adalah saat yang mengkhawatirkan, kata Lyse Doucet, kepala koresponden internasional BBC. Taliban, yang telah dituduh melakukan berbagai pelanggaran hak asasi manusia dan budaya, mendukung hukuman Islam - seperti eksekusi publik terhadap pembunuh yang dihukum - serta melarang televisi, musik dan bioskop, serta tidak setuju anak perempuan di atas 10 tahun pergi ke sekolah.

"Mereka tidak yakin tentang ketidakpastian tentang kehidupan mereka sendiri dan masa depan keluarga mereka," katanya.

Zahra, seorang penduduk Kabul berusia 25 tahun, termasuk di antara mereka yang khawatir tentang masa depannya.

"Orang-orang mengharapkan perang yang lebih luas dari sebelumnya. Banyak orang di Kabul takut bahwa Taliban mungkin menghubungi kami kapan saja," katanya kepada BBC OS di radio World Service.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Terbuka untuk Dialog setelah Pakistan Bom Kota-kota Besar
Dunia Serukan Penghentian...
Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Berita Terkini
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved