Terlibat Pertempuran Sengit dengan Taliban, 300 Tentara Afghanistan Melarikan Diri
Minggu, 04 Juli 2021 - 15:06 WIB
loading...
Lebih dari 300 pasukan Afghanistan melarikan diri ke Tajikistan setelah terlibat baku tembak sengit dengan Taliban. Foto/Ilustrasi
A
A
A
KABUL - Ratusan tentara perbatasan Afghanistan terpaksa mencari perlindungan di Tajikistan pada Sabtu kemarin. Mereka melarikan diri dari serangan besar-besaran Taliban , yang telah mengintensifkan serangannya di tengah penarikan pasukan Amerika Serikat (AS) dari negara itu.
Pertempuran sengit di perbatasan ini dikonfirmasi oleh militer Tajikistan.
"Lebih dari 300 tentara perbatasan Afghanistan harus menyeberang ke wilayah Tajikistan untuk menghindari kerugian besar di tengah bentrokan dengan gerilyawan yang maju," layanan pers pasukan perbatasan Tajikistan mengatakan kepada kantor berita Rusia, RIA Novosti, yang dinukil Russia Today, Minggu (4/7/2021).
"Prajurit asing diizinkan masuk sesuai dengan prinsip-prinsip kemanusiaan dan bertetangga yang baik," tambahnya.
Baca juga: Seluruh Pasukan AS dan NATO Tinggalkan Bagram, Taliban Semringah
Layanan pers itu menegaskan bahwa perbatasan dengan Afghanistan tetap berada di bawah kendali penuh pasukan Tajikistan.
Meskipun mundur, Kementerian Pertahanan Afghanistan mengatakan pasukan pemerintah berhasil membunuh sedikitnya 224 gerilyawan Taliban.
Pertempuran sengit di perbatasan ini dikonfirmasi oleh militer Tajikistan.
"Lebih dari 300 tentara perbatasan Afghanistan harus menyeberang ke wilayah Tajikistan untuk menghindari kerugian besar di tengah bentrokan dengan gerilyawan yang maju," layanan pers pasukan perbatasan Tajikistan mengatakan kepada kantor berita Rusia, RIA Novosti, yang dinukil Russia Today, Minggu (4/7/2021).
"Prajurit asing diizinkan masuk sesuai dengan prinsip-prinsip kemanusiaan dan bertetangga yang baik," tambahnya.
Baca juga: Seluruh Pasukan AS dan NATO Tinggalkan Bagram, Taliban Semringah
Layanan pers itu menegaskan bahwa perbatasan dengan Afghanistan tetap berada di bawah kendali penuh pasukan Tajikistan.
Meskipun mundur, Kementerian Pertahanan Afghanistan mengatakan pasukan pemerintah berhasil membunuh sedikitnya 224 gerilyawan Taliban.
Lihat Juga :