Human Right Watch Desak Mesir Hentikan 'Kegilaan Eksekusi'

Rabu, 30 Juni 2021 - 17:20 WIB
loading...
Human Right Watch Desak...
Human Rights Watch (HRW) menyerukan pihak berwenang Mesir untuk menghentikan apa yang mereka sebut kegilaan eksekusi. Foto/REUTERS
A A A
KAIRO - Human Rights Watch (HRW) menyerukan pihak berwenang Mesir untuk menghentikan apa yang mereka sebut “kegilaan eksekusi”. HRW mengatakan, tingkat eksekusi mati di Mesir telah mencapai level yang belum dilihat sebelumnya.

Amr Magdi, seorang peneliti di Timur Tengah dan Afrika Utara di HRW mengatakan Mesir seharusnya tidak lagi melakukan eksekusi mati. Baca juga: HRW Desak Mesir Ringankan Hukuman Mati Anggota Ikhwanul Muslimin

"Negara telah terkunci dalam krisis politik, dengan pelanggaran berat oleh pasukan keamanan sekarang menjadi berita harian," ucap Magdi dalam sebuah pernyataan. Baca juga: Mesir Kenalkan Mobil yang Bisa Melaju di Atas Air

“Melakukan lebih banyak eksekusi akan merusak prospek upaya keadilan transisional di masa depan untuk menyembuhkan negara," sambungnya, seperti dilansir Anadolu Agency pada Rabu (30/6/2021).

Magdi mengatakan, di bawah pemerintahan Presiden Abdel Fattah al-Sisi, Mesir telah mengeksekusi orang pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, menjadikannya negara terburuk ketiga di dunia dalam hal jumlah eksekusi pada tahun 2020.

"Pada bulan Oktober dan November saja, pihak berwenang Mesir mengeksekusi setidaknya 57 pria dan wanita, 49 di antaranya hanya dalam 10 hari. Ini termasuk setidaknya 15 orang yang dihukum dalam kasus kekerasan politik setelah pengadilan yang tidak adil," ujarnya.

Pada 14 Juni, ucapnya, pengadilan sipil tertinggi Mesir menguatkan hukuman mati terhadap 12 anggota Ikhwanul Muslimin, termasuk pemimpin senior Mohamed al-Beltagy, Safwat Hegazy, Abdel-Rahman el-Bar, Osama Yassin dan Ahmed Aref.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Israel Terus Bombardir...
Israel Terus Bombardir Gaza, Mesir Marah Besar!
Agen Mata-mata Israel...
Agen Mata-mata Israel Isyaratkan Mesir dan Turki sebagai Target Perang Berikutnya
Pertama di Dunia, Simulasi...
Pertama di Dunia, Simulasi Al-Qur’an Bahasa Isyarat Indonesia Diserbu Pengunjung CIBF Mesir
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Daftar Poin Perjanjian...
Daftar Poin Perjanjian yang Dituntut Iran ke AS, Penarikan Pasukan Israel hingga Selat Hormuz
Rekomendasi
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
Lelang Jabatan Sekda,...
Lelang Jabatan Sekda, Bupati Kuansing Minta Mobil Land Cruiser
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: 16 Influencer Diperiksa, Rp110 Juta Uang Saku Disita Polisi
Berita Terkini
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Infografis
NATO Eropa Takut Trump...
NATO Eropa Takut Trump akan Hentikan Dukungan Senjata AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved