Rusia Menentang Tatanan Dunia Barat yang 'Tercemar secara Ideologis'
Selasa, 29 Juni 2021 - 00:01 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Soal Serangan Udara, Iran: AS Telah Ambil Jalan yang Salah
Lavrov secara khusus menyebutkan Piagam Atlantik Anglo-Amerika yang disetujui Presiden AS Joe Biden dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada 10 Juni 2021 di sela-sela KTT G7, dengan mengatakan piagam itu dirancang sebagai titik awal untuk membangun tatanan dunia baru, dipandu semata-mata oleh “aturan” Barat.
Baca juga: Iran Masih Pertimbangkan Kemungkinan Lanjutkan Perjanjian dengan IAEA
Dalam dokumen-dokumen yang "tercemar secara ideologis" ini, Barat menyatakan haknya yang diberikan sendiri untuk membentuk kembali negara-negara "non-demokratis" menurut norma-norma Barat, yang dicirikan Lavrov sebagai "sikap imperial, neo-kolonial dalam hubungannya dengan negara-negara ketiga."
Dokumen tersebut gagal menyebutkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE), yang menyatakan NATO sebagai satu-satunya pusat pengambilan keputusan yang sah.
Lavrov secara khusus menyebutkan Piagam Atlantik Anglo-Amerika yang disetujui Presiden AS Joe Biden dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada 10 Juni 2021 di sela-sela KTT G7, dengan mengatakan piagam itu dirancang sebagai titik awal untuk membangun tatanan dunia baru, dipandu semata-mata oleh “aturan” Barat.
Baca juga: Iran Masih Pertimbangkan Kemungkinan Lanjutkan Perjanjian dengan IAEA
Dalam dokumen-dokumen yang "tercemar secara ideologis" ini, Barat menyatakan haknya yang diberikan sendiri untuk membentuk kembali negara-negara "non-demokratis" menurut norma-norma Barat, yang dicirikan Lavrov sebagai "sikap imperial, neo-kolonial dalam hubungannya dengan negara-negara ketiga."
Dokumen tersebut gagal menyebutkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE), yang menyatakan NATO sebagai satu-satunya pusat pengambilan keputusan yang sah.
Lihat Juga :