GCC: Program Rudal Iran Harus Dibahas dalam Pembicaraan Nuklir
Kamis, 17 Juni 2021 - 05:20 WIB
loading...
A
A
A
Kekuatan dunia dan Iran memasuki pembicaraan putaran keenam di Wina, Austria, pada hari Sabtu untuk menghidupkan kembali pakta nuklir 2015 yang ditentang oleh Arab Saudi dan sekutunya karena tidak mengatasi masalah mereka, dan yang ditinggalkan Amerika Serikat (AS) pada 2018.
Iran telah menentang segala upaya untuk menambahkan masalah lain ke dalam kesepakatan, di mana Teheran setuju untuk membatasi program nuklirnya dengan imbalan pencabutan sanksi internasional. Presiden AS Joe Biden ingin memulihkan kesepakatan yang ditinggalkan oleh pendahulunya Donald Trump.
Baca juga: Mengejutkan, Iran telah Produksi 6,5 Kg Uranium Pengayaan 60%
Iran telah menentang segala upaya untuk menambahkan masalah lain ke dalam kesepakatan, di mana Teheran setuju untuk membatasi program nuklirnya dengan imbalan pencabutan sanksi internasional. Presiden AS Joe Biden ingin memulihkan kesepakatan yang ditinggalkan oleh pendahulunya Donald Trump.
Baca juga: Mengejutkan, Iran telah Produksi 6,5 Kg Uranium Pengayaan 60%
(ian)
Lihat Juga :