Erdogan: Dunia Harus Tahu tentang Negara Teror Israel
Sabtu, 22 Mei 2021 - 03:03 WIB
loading...
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Foto/REUTERS
A
A
A
ANKARA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan negaranya akan terus menunjukkan kepada dunia bagaimana peta Palestina berubah sejak dimulainya pendudukan Israel .
"Seluruh dunia harus tahu apa negara teror Israel ini," tegas Recep Tayyip Erdogan pada upacara pembukaan bagian ketujuh Jalan Raya Marmara Utara di Istanbul.
Menyoroti pertemuan Majelis Umum PBB di Palestina pada Kamis, Erdogan mengatakan "sesi sukses" diadakan di bawah kepresidenan diplomat Turki Volkan Bozkir dan dengan kehadiran Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu, serta para menteri luar negeri lainnya yang berdiri bersama pada isu itu.
Baca juga: Baru Berdamai, Netanyahu Sudah Tebar Ancaman untuk Hamas
"Mereka berbicara tentang bagaimana Palestina diduduki oleh negara teror Israel sejak 1947, dan diubah menjadi sebidang tanah (kecil) hari ini," ujar Erdogan.
Baca juga: Baru Gencatan Senjata, Polisi Israel Kembali Serang Jamaah di Masjid Al-Aqsa
Presiden Turki mengatakan semua orang yang tertindas di penjuru dunia sedang menunggu hari ketika "Turki yang kuat akan muncul".
"Seluruh dunia harus tahu apa negara teror Israel ini," tegas Recep Tayyip Erdogan pada upacara pembukaan bagian ketujuh Jalan Raya Marmara Utara di Istanbul.
Menyoroti pertemuan Majelis Umum PBB di Palestina pada Kamis, Erdogan mengatakan "sesi sukses" diadakan di bawah kepresidenan diplomat Turki Volkan Bozkir dan dengan kehadiran Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu, serta para menteri luar negeri lainnya yang berdiri bersama pada isu itu.
Baca juga: Baru Berdamai, Netanyahu Sudah Tebar Ancaman untuk Hamas
"Mereka berbicara tentang bagaimana Palestina diduduki oleh negara teror Israel sejak 1947, dan diubah menjadi sebidang tanah (kecil) hari ini," ujar Erdogan.
Baca juga: Baru Gencatan Senjata, Polisi Israel Kembali Serang Jamaah di Masjid Al-Aqsa
Presiden Turki mengatakan semua orang yang tertindas di penjuru dunia sedang menunggu hari ketika "Turki yang kuat akan muncul".
Lihat Juga :