Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Malaysia Larang Perjalanan Antar-Wilayah
Minggu, 09 Mei 2021 - 21:12 WIB
loading...
Malaysia akan melarang semua pergerakan antarnegara bagian dan antar distrik tanpa izin dari polisi, selama empat minggu hingga 6 Juni. Foto/REUTERS
A
A
A
KUALA LUMPUR - Malaysia akan melarang semua pergerakan antarnegara bagian dan antar distrik tanpa izin dari polisi. Larangan nasional akan berlangsung empat minggu hingga 6 Juni.
Menteri Senior Bidang Keamanan, Ismail Sabri Yaakob menuturkan, larangan ini berlaku untuk semua negara bagian, terlepas apakah mereka berada di bawah perintah kontrol gerakan (MCO), atau pemulihan, bersyarat atau MCO yang ditingkatkan.
“Di antara kegiatan yang dilarang (selama kurun waktu tersebut) adalah kegiatan sosial seperti pesta pernikahan, hiburan, dan lain-lain serta kegiatan pendidikan dan ekonomi yang melibatkan temu masyarakat dan keramaian,” ucapnya. Baca juga: Ajari Ibu Menyusui, Bintang TikTok Ini Muak Diserang Komentar Mesum
"Acara tatap muka sosial atau resmi, baik di sektor publik atau swasta, juga tidak akan diizinkan. Pembatasan akan ditinjau setelah dua minggu," sambungnya, seperti dilansir Channel News Asia pada Minggu (9/5/2021).
Di tengah meningkatnya jumlah kasus Covid-19, Malaysia telah memberlakukan tindakan yang lebih ketat di beberapa bagian negara. Kuala Lumpur berada di bawah MCO hingga 20 Mei. Beberapa distrik di Selangor dan Johor juga telah ditempatkan di bawah pembatasan baru.
Menteri Senior Bidang Keamanan, Ismail Sabri Yaakob menuturkan, larangan ini berlaku untuk semua negara bagian, terlepas apakah mereka berada di bawah perintah kontrol gerakan (MCO), atau pemulihan, bersyarat atau MCO yang ditingkatkan.
“Di antara kegiatan yang dilarang (selama kurun waktu tersebut) adalah kegiatan sosial seperti pesta pernikahan, hiburan, dan lain-lain serta kegiatan pendidikan dan ekonomi yang melibatkan temu masyarakat dan keramaian,” ucapnya. Baca juga: Ajari Ibu Menyusui, Bintang TikTok Ini Muak Diserang Komentar Mesum
"Acara tatap muka sosial atau resmi, baik di sektor publik atau swasta, juga tidak akan diizinkan. Pembatasan akan ditinjau setelah dua minggu," sambungnya, seperti dilansir Channel News Asia pada Minggu (9/5/2021).
Di tengah meningkatnya jumlah kasus Covid-19, Malaysia telah memberlakukan tindakan yang lebih ketat di beberapa bagian negara. Kuala Lumpur berada di bawah MCO hingga 20 Mei. Beberapa distrik di Selangor dan Johor juga telah ditempatkan di bawah pembatasan baru.
Lihat Juga :