Dokumen Rahasia Berisi Ancaman China ke Malaysia Bocor, Apa yang Diperebutkan?

Kamis, 05 September 2024 - 17:17 WIB
loading...
Dokumen Rahasia Berisi...
Dokumen rahasia berisi ancaman China ke Malaysia bocor. Foto/AP
A A A
KUALA LUMPUR - Kementerian Luar Negeri Malaysia mengatakan sedang menyelidiki kebocoran dokumen rahasia yang dikirim China ke kedutaannya di Beijing pada bulan Februari menyusul publikasi sebuah artikel di media Filipina bulan lalu.

Kementerian mengatakan polisi akan diberi tahu dan penyelidikan internal sedang berlangsung, dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Rabu malam.

Surat kabar itu tidak menyebutkan nama media massa atau mengonfirmasi keaslian isi surat kabar tersebut, tetapi menjelaskan secara rinci tentang klaim Malaysia di Laut China Selatan yang disengketakan.

Philippine Daily Inquirer melaporkan pada tanggal 29 Agustus bahwa China telah mengirim nota diplomatik kepada kedutaan Malaysia untuk menghentikan semua kegiatan eksplorasi dan pengeboran minyak di Luconia Shoals, yang terletak sekitar 100 kilometer dari negara bagian Sarawak, Malaysia.

Mengutip catatan tersebut, surat kabar itu melaporkan China mengklaim kegiatan Malaysia "melanggar" kedaulatannya.

Gumuk pasir tersebut berjarak sekitar 1.300 km dari Pulau Hainan, daratan utama terdekat di Tiongkok.

"Kementerian memandang kebocoran dokumen ini, yang merupakan saluran komunikasi resmi antara kedua negara, dengan keprihatinan yang mendalam," kata pernyataan itu.

Beijing mengklaim hampir seluruh Laut China Selatan di bawah sembilan garis putus-putus yang diputuskan tanpa dasar pada tahun 2016 oleh pengadilan internasional.

Baca Juga: Antisipasi Perang dengan China dan Pakistan, India Beli Alutsista Senilai Rp263 Triliun
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
IRGC Tuduh AS Serang...
IRGC Tuduh AS Serang Infrastruktur Iran, Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Ahvaz
AS Bombardir 5 Provinsi...
AS Bombardir 5 Provinsi Iran, 14 Orang Tewas 78 Luka
Rekomendasi
Jaksa Minta Lanjutan...
Jaksa Minta Lanjutan Sidang Dokter Tifa Digelar 2 Pekan Lagi, Hakim Menolak
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
Berita Terkini
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
Infografis
32 Negara yang Sudah...
32 Negara yang Sudah Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved