Penyintas Serangan Hiu Dapat ‘Hadiah’ Gigi Hiu di Papan Selancarnya

loading...
Penyintas Serangan Hiu Dapat ‘Hadiah’ Gigi Hiu di Papan Selancarnya
Chris Blowes, 32, kehilangan kakinya akibat serangan hiu putih besar pada 2015. Foto/Peter Hoare
FISHERY BAY - Seorang pria Australia yang hampir terbunuh dalam serangan hiu putih besar telah memenangkan hak untuk menyimpan gigi hiu yang tertinggal di papan selancarnya.

Peselancar Chris Blowes kehilangan kakinya dan koma selama 10 hari setelah diserang hiu di Australia Selatan pada 2015.

Gigi hiu itu tertinggal di papan selancarnya, tetapi aturan negara bagian melarang seseorang memiliki bagian dari spesies hewan yang dilindungi.

Penyintas Serangan Hiu Dapat ‘Hadiah’ Gigi Hiu di Papan Selancarnya


Baca juga: Petani Belgia Geser Perbatasan Prancis Hingga Jadi Lebih Kecil



Sekarang negara bagian itu memberinya pengecualian, dan Blowes mengatakan dia menyimpan gigi itu sebagai "suvenir".

Baca juga: Menteri Kesehatan Irak Mundur setelah Kebakaran RS Tewaskan 80 Orang

Blowes, sekarang 32 tahun, sedang berselancar di Fishery Bay pada April 2015 ketika hiu putih besar sepanjang 5,5 meter menyerangnya dari belakang.

Baca juga: Taiwan dan Jepang Kerja Sama Lacak Kapal Perang China

"Hiu itu mengguncang saya dan bermain dengan saya sebentar. Dan hiu itu akhirnya menarik kakiku," papar dia kepada BBC.



Setelah dibawa ke pantai oleh dua orang temannya, Blowes dirawat paramedis dan dibawa ke rumah sakit di Adelaide.

"Jantung saya benar-benar berhenti dan mereka harus melakukan CPR sampai saya menunjukkan tanda-tanda kehidupan," tutur dia.

Ketika polisi mengambil papan selancarnya, menurut Blowes, mereka menemukan gigi hiu berada di dalam papannya. Mengikuti hukum Australia Selatan, gigi itu harus diberikan pada pihak berwenang.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top