Polisi Turki Usir Para Pengikut Alparslan Kuytul dari Tiga Masjid

Selasa, 04 Mei 2021 - 05:06 WIB
loading...
Polisi Turki Usir Para...
Polisi Turki memeriksa turis Rusia di lapangan Ortakoy, Istanbul, Turki. Foto/REUTERS
A A A
ANKARA - Otoritas Turki secara paksa mengusir para pengikut tokoh Islam Alparslan Kuytul dari tiga masjid di Turki selatan.

Polisi menyatakan pertemuan doa mereka adalah provokasi melawan pembatasan lockdown COVID-19.

Rekaman menunjukkan polisi bentrok dengan sekelompok orang di satu masjid di provinsi Gaziantep pada Minggu dan secara paksa membawa mereka keluar, sementara beberapa orang berteriak, "Kami sedang membaca Alquran."

Baca juga: Militer Rusia di Armenia Perkuat Daerah Dekat Perbatasan Azerbaijan

Seorang petugas polisi terlihat menggunakan semprotan merica.

Baca juga: Polisi Israel Lecehkan Umat Kristen Palestina di Dekat Gereja Makam Suci

Turki telah memberlakukan lockdown penuh hingga pertengahan Mei untuk mencoba memangkas tingkat infeksi COVID-19 yang telah melonjak dalam beberapa pekan terakhir.

Baca juga: Gereja di Barcelona Jadi Lokasi Ibadah Umat Muslim Selama Ramadan

Sholat di masjid tidak dilarang berdasarkan kebijakan tersebut, tetapi pihak berwenang di Gaziantep mengatakan kelompok itu berusaha berada di masjid selama hari-hari terakhir Ramadhan tanpa izin sebelumnya.

Kantor gubernur Gaziantep mengatakan pada Senin bahwa 76 orang yang memasuki tiga masjid tersebut terkait penyelidikan terorisme sebelumnya terhadap mereka.

Dikatakan polisi telah menahan mereka setelah mereka terlibat dalam pembangkangan sipil dan mulai bersumpah.

Polisi menambahkan proses peradilan diluncurkan karena orang-orang itu mengancam dan menghina dan karena melanggar lockdown.

“Orang-orang yang melakukan provokasi ini adalah pengikut (pemimpin agama) Alparslan Kuytul yang telah berkali-kali diselidiki sebelumnya atas tuduhan terorisme dan tujuan mereka bukan untuk beribadah tetapi pembangkangan sipil,” papar pernyataan kantor gubernur.

Kuytul ditangkap pada 2018 dan diadili atas tuduhan terkait terorisme tetapi dibebaskan tahun lalu.

Dia mengatakan di akun Twitter-nya bahwa anggota kelompoknya murni berusaha untuk beribadah dan tidak melakukan provokasi.

Kantor gubernur mengatakan petugas yang menggunakan semprotan merica di dalam masjid telah diberi sanksi.

Turki telah memberlakukan lockdown penuh dari 29 April hingga 17 Mei, karena kasus virus corona harian melonjak ke rekor tertinggi baru.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
Agen Mata-mata Israel...
Agen Mata-mata Israel Isyaratkan Mesir dan Turki sebagai Target Perang Berikutnya
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Trump Ancam Ambil Alih...
Trump Ancam Ambil Alih Selat Hormuz, Sebut AS Malaikat Pelindung
Rekomendasi
Komnas HAM Diminta Awasi...
Komnas HAM Diminta Awasi Dugaan Kriminalisasi dan Penahanan Sulaiman
Raisa Duet dengan Sung...
Raisa Duet dengan Sung Si-kyung Bawakan Lagu 'Heaven Knows'
UU Polri Baru Dinilai...
UU Polri Baru Dinilai Perkuat Transformasi Polri dan Dukung Asta Cita
Berita Terkini
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Infografis
7 Cara Mengmankan Akun...
7 Cara Mengmankan Akun Gmail dari Incaran Para Hacker
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved