Militer Rusia di Armenia Perkuat Daerah Dekat Perbatasan Azerbaijan

Selasa, 04 Mei 2021 - 00:01 WIB
loading...
Militer Rusia di Armenia...
Tentara Rusia berpatroli di wilayah Armenia. Foto/REUTERS
A A A
YEREVAN - Militer Rusia mendirikan dua fasilitas militer baru di selatan Armenia dekat perbatasan Azerbaijan sebagai "jaminan keamanan tambahan" setelah perang tahun lalu.

Langkah itu dilaporkan kantor berita Rusia, mengutip pernyataan Perdana Menteri (PM) Armenia Nikol Pashinyan.

Rusia adalah sekutu dekat Armenia, bekas republik Soviet yang miskin dengan penduduk kurang dari 3 juta orang. Moskow memiliki satu pangkalan militer di barat laut Armenia.



Azerbaijan dan pasukan etnis Armenia berperang selama enam pekan di Nagorno-Karabakh dan daerah sekitarnya tahun lalu sampai konflik itu dihentikan oleh kesepakatan yang ditengahi Rusia pada November.



Perang itu menghasilkan keuntungan teritorial Azerbaijan dan memicu kehadiran pasukan penjaga perdamaian Rusia di zona konflik.



"Dua benteng dari pangkalan militer ke-102 Rusia didirikan di wilayah Syunik," papar kantor berita Interfax mengutip ucapan Pashinyan dalam pidatonya di parlemen Armenia.

Wilayah itu terjepit di antara Azerbaijan, daerah Azerbaijan di Nakhchivan, dan Iran.

"Ini adalah jaminan keamanan tambahan tidak hanya untuk wilayah Syunik tetapi juga untuk Armenia," papar perdana menteri Armenia tersebut.

Menteri Pertahanan Armenia mengatakan pada Februari bahwa Yerevan telah mengupayakan perluasan unit militer Rusia, yang berbasis di Gyumri di barat laut, dan penempatan beberapa pasukan Rusia lebih dekat ke Azerbaijan.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rusia Tuding Zelensky...
Rusia Tuding Zelensky Mainkan Permainan Berbahaya dengan Trump
Para Pemimpin Dunia...
Para Pemimpin Dunia Diam-diam Berbicara dengan Putin
10 Negara Terluas di...
10 Negara Terluas di Dunia, Adakah Indonesia?
Rusia Kecam Trump karena...
Rusia Kecam Trump karena Mengancam Akan Mengebom Iran
Antisipasi Eskalasi...
Antisipasi Eskalasi dengan NATO, Putin Panggil 160.000 Pemuda untuk Wajib Militer
Trump akan Modernisasi...
Trump akan Modernisasi Persenjataan Nuklir AS Tanpa Menambah Jumlah
Trump Ingin Kembali...
Trump Ingin Kembali Berkomunikasi via Telepon dengan Putin, Apa yang Dibahas?
Negara-Negara Arab Nyatakan...
Negara-Negara Arab Nyatakan Tolak Bantu AS Serang Iran
Korsel Siaga Tinggi...
Korsel Siaga Tinggi Jelang Putusan Pemakzulan Presiden Yoon, Tempat Wisata dan Jalan Utama Ditutup
Rekomendasi
Bocah 8 Tahun Terseret...
Bocah 8 Tahun Terseret Ombak Pantai Tiram Padang Pariaman
Jurnalis Asing Wajib...
Jurnalis Asing Wajib Punya Surat Keterangan Kepolisian? Kapolri dan Kadiv Humas Polri Buka Suara
Daftar 75 Negara yang...
Daftar 75 Negara yang Kena Tarif Impor Trump: Indonesia 32%, Vietnam 46%
Berita Terkini
Hamas Tak Akan Respons...
Hamas Tak Akan Respons Usulan Balasan Israel untuk Gencatan Senjata di Gaza
1 jam yang lalu
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
4 jam yang lalu
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
4 jam yang lalu
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
5 jam yang lalu
Rusia Tuding Zelensky...
Rusia Tuding Zelensky Mainkan Permainan Berbahaya dengan Trump
6 jam yang lalu
Hongaria Mundur dari...
Hongaria Mundur dari ICC saat Kunjungan Buronan Penjahat Perang Netanyahu
7 jam yang lalu
Infografis
Vladimir Putin: Rusia...
Vladimir Putin: Rusia Segera Habisi Militer Ukraina!
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved