Netanyahu akan Minggir dari Jabatan Perdana Menteri selama Setahun
Selasa, 04 Mei 2021 - 02:03 WIB
loading...
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu. Foto/REUTERS
A
A
A
TEL AVIV - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dia akan membiarkan mantan anak didiknya yang terasing, Naftali Bennett, menjabat sebagai perdana menteri satu tahun pertama dalam koalisi.
Langkah Netanyahu itu untuk mencegah "pemerintah sayap kiri" berkuasa.
Tetapi Bennett, nasionalis sayap kanan yang muncul sebagai kingmaker setelah pemungutan suara 23 Maret, dengan cepat meredam anggapan bahwa kesepakatan dengan Netanyahu sedang dilakukan.
Baca juga: Polisi Israel Lecehkan Umat Kristen Palestina di Dekat Gereja Makam Suci
Setelah Partai Likud memenangkan kursi terbanyak dalam pemilu Israel keempat dalam waktu kurang dari dua tahun, Netanyahu mendapatkan mandat 28 hari untuk membentuk koalisi pemerintahan.
Baca juga: Gereja di Barcelona Jadi Lokasi Ibadah Umat Muslim Selama Ramadan
Amanat itu berakhir pada tengah malam Selasa-Rabu.
Baca juga: Taiwan Dapat Bantu Membangun Sistem Kesehatan Global Yang Lebih Tangguh dan Inklusif
Pemilu tersebut lebih lanjut menunjukkan perpecahan politik Israel yang sangat dalam dan beragam.
Langkah Netanyahu itu untuk mencegah "pemerintah sayap kiri" berkuasa.
Tetapi Bennett, nasionalis sayap kanan yang muncul sebagai kingmaker setelah pemungutan suara 23 Maret, dengan cepat meredam anggapan bahwa kesepakatan dengan Netanyahu sedang dilakukan.
Baca juga: Polisi Israel Lecehkan Umat Kristen Palestina di Dekat Gereja Makam Suci
Setelah Partai Likud memenangkan kursi terbanyak dalam pemilu Israel keempat dalam waktu kurang dari dua tahun, Netanyahu mendapatkan mandat 28 hari untuk membentuk koalisi pemerintahan.
Baca juga: Gereja di Barcelona Jadi Lokasi Ibadah Umat Muslim Selama Ramadan
Amanat itu berakhir pada tengah malam Selasa-Rabu.
Baca juga: Taiwan Dapat Bantu Membangun Sistem Kesehatan Global Yang Lebih Tangguh dan Inklusif
Pemilu tersebut lebih lanjut menunjukkan perpecahan politik Israel yang sangat dalam dan beragam.
Lihat Juga :