Polisi Israel Lecehkan Umat Kristen Palestina di Dekat Gereja Makam Suci

Senin, 03 Mei 2021 - 23:01 WIB
loading...
Polisi Israel Lecehkan...
Umat Kristen Palestina menyalakan lilin di sekitar Edicule yang diyakini tempat pemakaman Yesus saat upacara Api Suci di Gereja Makam Suci, Yerusalem, 1 Mei 2021. Foto/REUTERS
A A A
YERUSALEM - Yordania mengutuk polisi Israel yang melecehkan umat Kristen Palestina yang mencoba masuk Gereja Makam Suci di kota Yerusalem untuk mengikuti perayaan Malam Paskah.

"Kerajaan Yordania mengutuk dan menentang polisi Israel yang menghalangi kedatangan umat Kristiani ke Gereja Makam Suci untuk berpartisipasi dalam perayaan Sabtu Suci, dan menyerang sejumlah orang dari mereka," papar bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Yordania Dhaifallah Al-Fayez.

Al-Fayez meminta otoritas Israel di kota Yerusalem Timur menghormati status quo sejarah dan hukum di kota tersebut dan tidak menghalangi praktik ritual keagamaan sesuai dengan hukum internasional.

Baca juga: Gereja di Barcelona Jadi Lokasi Ibadah Umat Muslim Selama Ramadan

Dia juga menuntut Israel, “Untuk berhenti mengganggu warga Yerusalem, apakah mereka yang ingin mencapai Masjid Al-Aqsa, terutama di bulan Ramadhan yang diberkati, atau mencapai gereja-gereja di Yerusalem."

Baca juga: Taiwan Dapat Bantu Membangun Sistem Kesehatan Global Yang Lebih Tangguh dan Inklusif

Al-Fayez menyerukan kepada komunitas internasional untuk, "Mengemban tanggung jawabnya dalam menekan Israel agar menghentikan pelanggaran yang terus-menerus di Yerusalem."

Baca juga: PBB Kecam Keras Penembakan Ulama Ternama saat Salat di Masjid Kongo

Sebelumnya pada Sabtu, polisi Israel menyerang puluhan orang Kristen, termasuk para biarawan, yang mencoba mencapai Gereja Makam Suci untuk berpartisipasi dalam perayaan Paskah.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Pemerintah Arab Saudi...
Pemerintah Arab Saudi Cuci Ka'bah Hari Ini, Gunakan Air Zamzam dan Wewangian
Rekomendasi
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
Rahasia Keharmonisan...
Rahasia Keharmonisan Rumah Tangga Menurut Kisah Umar bin Khattab
Berita Terkini
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved