Presiden Dewan Eropa Michel Sulit Tidur setelah Insiden Sofa di Turki

Minggu, 11 April 2021 - 06:16 WIB
loading...
Presiden Dewan Eropa...
Presiden Komisi Eropa Ursula Von der Leyen berdiri saat Presiden Dewan Eropa Charles Michel dan Presiden Turki Tayyip Erdogan duduk di Ankara, Turki, 6 April 2021. Foto/REUTERS
A A A
BERLIN - Presiden Dewan Eropa Charles Michel mengalami malam yang buruk karena rasa malunya atas insiden pengaturan tempat duduk pada pertemuan di Ankara, Turki , pekan ini.

Pengakuan itu diungkapkannya pada surat kabar Jerman, Handelsblatt.

Presiden perempuan pertama Komisi Eropa Ursula Von der Leyen menyatakan keterkejutannya dan mengangkat tangan tidak percaya ketika dia melihat Michel telah mengambil satu-satunya kursi yang tersedia di sebelah Presiden Turki Tayyip Erdogan pada pertemuan tersebut.

Baca juga: Uni Eropa Kecam Turki Terkait Insiden 'Sofagate' Von Der Leyen

Dalam kejadian itu, tertangkap kamera, Ursula Von der Leyen akhirnya didudukkan ke sofa, yang letaknya lebih jauh dari kursi Erdogan.

Baca juga: Iran Aktifkan Sentrifugal Canggih untuk Pengayaan Uranium

"Saya tidak merahasiakan fakta bahwa saya tidak bisa tidur nyenyak di malam hari karena adegan itu terus berulang di kepala saya," ungkap Michel kepada Handelsblatt.

Baca juga: Anggota Parlemen Israel Dipukuli Polisi karena Protes Permukiman Yahudi

Dia menambahkan jika memungkinkan dia akan kembali pada peristiwa itu dan memperbaikinya.

Komisi Eropa mengecam perlakukan Turki yang tidak menyediakan kursi bagi ketuanya, Ursula von der Leyen, saat bersama rekannya Presiden Dewan Eropa Charles Michel bertemu Presiden Turki Recep Tayyep Erdogan .

Dalam video pertemuan Selasa di Ankara tampak Ursula Von der Leyen terlihat bingung ketika Erdogan dan Michel mengambil dua kursi di depan bendera Uni Eropa dan Turki.

"Ehm," gumam Ursula Von der Leyen, sambil mengangkat tangannya dengan putus asa.

Akhirnya dia duduk di sofa agak jauh dari rekan-rekannya, di seberang Menteri Luar Negeri Turki, seseorang di bawahnya dalam urutan protokol diplomatik.

Ursula Von der Leyen, sebagai presiden Komisi Eropa, adalah kepala eksekutif Uni Eropa (UE).

Sedangkan Michel, presiden Dewan Eropa, mewakili pemerintah negara anggota.

Brussels mengharapkan keduanya diperlakukan dengan protokol yang diperuntukkan bagi seorang kepala pemerintahan.

"Presiden komisi itu jelas terkejut," ujar juru bicara Komisi Eropa Eric Mamer, bersikeras von der Leyen seharusnya diperlakukan persis dengan cara yang sama seperti Michel.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
5 Kebiasaan Buruk yang...
5 Kebiasaan Buruk yang Diam-diam Merusak Tubuh, dari Asupan Makanan hingga Stres
Protes Keras Penangkapan...
Protes Keras Penangkapan Roy Suryo-dr Tifa, Refly Harun: Keduanya Kooperatif Sejak Awal
Rizky Billar Laporkan...
Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Selingkuh dengan Anak Ramzi
Berita Terkini
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
Infografis
13 Orang Meninggal Akibat...
13 Orang Meninggal Akibat Insiden Pemusnahan Amunisi di Garut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved