Anggota Parlemen Israel Dipukuli Polisi karena Protes Permukiman Yahudi

loading...
Anggota Parlemen Israel Dipukuli Polisi karena Protes Permukiman Yahudi
Polisi memukuli anggota parlemen Ofer Cassif. Foto/afp/alarabiya
YERUSALEM - Seorang anggota parlemen Israel mengatakan polisi memukulinya ketika dia mengikuti demonstrasi menentang permukiman Yahudi di Yerusalem timur yang dicaplok Israel.

Ofer Cassif adalah anggota parlemen Yahudi dari aliansi Daftar Gabungan yang sebagian besar etnis Arab. Dia menghadiri protes terhadap perluasan permukiman Yahudi di Sheikh Jarrah, lingkungan Palestina di Yerusalem timur yang diduduki Israel.

Seorang koresponden AFP di tempat kejadian menyaksikan para polisi mencengkeram Cassif dan mendorongnya hingga jatuh.

Baca juga: Ketua Partai Zionis Relijius Siap Usir Muslim dan Arab dari Israel

Rekaman insiden itu ditayangkan Channel 13 News. Para pengunjuk rasa terdengar meneriakkan "anggota parlemen" dalam bahasa Ibrani.



Baca juga: Rezim Zionis: ICC Tak Berwenang Selidiki Israel soal Kejahatan Perang

“Mereka mulai memukuli saya, mereka memecahkan kacamata saya, mereka menjadi gila,” ujar Cassif dalam rekaman Channel 13.

Baca juga: Aksi Tabrak Lari, Pemukim Yahudi Bunuh Wanita Palestina Umur 73 tahun

"Mereka tidak peduli saya anggota parlemen," katanya.

Juru bicara Cassif Itai Aknin mengatakan kepada AFP bahwa anggota parlemen yang terluka itu telah dibawa ke rumah sakit dan demonstrasi berjalan "damai dan tenang" sebelum polisi tiba.



Pernyataan polisi mengatakan penyelidikan awal menunjukkan seorang pengunjuk rasa telah "menyerang salah satu petugas".

"Penyerang dibebaskan setelah menjadi jelas bahwa dia adalah anggota parlemen," papar pernyataan kepolisian.

Anggota parlemen sayap kanan Gideon Saar menulis tweet setelah insiden tersebut. "Kekerasan brutal polisi terhadapnya (Cassif) adalah pukulan mematikan bagi parlemen dan kekebalan parlemen," papar Saar.

Saar mengatakan dia "membenci" pandangan Cassif. Saar adalah mantan loyalis Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan mendukung permukiman Israel.

Pemimpin oposisi sayap tengah Yair Lapid menyebut insiden itu "mengejutkan" dan mendesak polisi untuk menyelidiki.
(sya)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top