Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia

Selasa, 09 Juni 2026 - 12:18 WIB
loading...
Partai Pro-Barat Menang...
Partai pro-Barat menang pemilu parlemen di Armenia. Ini jadi pukulan telak bagi Rusia. Foto/Artyom Geodakyan/TASS
A A A
YEREVAN - Partai pro-Barat yang berkuasa di Armenia telah memenangkan pemilu parlemen. Ini sekaligus menjadi konfirmasi pergeseran negara tersebut menuju Uni Eropa dan menjauh dari sekutu tradisionalnya, Rusia.

Hasil akhir pemilu parlemen di negara kecil Kaukasus Selatan ini menunjukkan partai Kontrak Sipil (Civil Contract) pimpinan Perdana Menteri Nikol Pashinyan mengamankan mayoritas kursi parlemen. Sedangkan aliansi Strong Armenia (Armenia yang Kuat), yang dipimpin oleh miliarder Rusia-Armenia Samvel Karapetyan, memenangkan 25% kursi parlemen.

Baca Juga: Blok Rusia Tekan Armenia: Tetap Jadi Sekutu atau Hengkang ke Uni Eropa!

Hasil ini disambut baik di Brussels, tetapi menjadi pukulan telak bagi Rusia yang berupaya keras mempertahankan pengaruh di negara sekutunya. Kemenangan partai Kontrak Sipil akan memperkuat posisi Pashinyan saat dia mengejar tujuan utamanya yang sensitif secara politik: perjanjian perdamaian dengan musuh lama Armenia; Azerbaijan, dan normalisasi hubungan dengan Turki.

“Rakyat Armenia memilih perdamaian, kemakmuran regional, dan kerja sama regional, dan saya berharap ini akan disambut dengan respons positif dari Turki dan Azerbaijan,” kata Pashinyan di markas kampanyenya saat hasil pemilu mulai masuk, sebagaimana dikutip The Guardian, Selasa (9/6/2026).

Pashinyan menambahkan bahwa Armenia akan terus memperdalam hubungan dengan Barat sambil mempertahankan keanggotaannya di Uni Ekonomi Eurasia (EAEU), blok ekonomi yang dipimpin Rusia.

Mantan jurnalis yang meraih kekuasaan selama Revolusi Beludru 2018 dengan janji untuk membongkar sistem oligarki Armenia, Pashinyan telah berkampanye dengan platform perdamaian, dengan alasan bahwa mengakhiri konfrontasi negara itu selama beberapa dekade dengan negara-negara tetangganya akan membuka peluang ekonomi, meningkatkan keamanan, dan mengurangi ketergantungannya pada Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Jenazah Khamenei Disemayamkan...
Jenazah Khamenei Disemayamkan di Teheran, Prosesi Pemakaman Digelar Sepekan
Media AS Ungkap Israel...
Media AS Ungkap Israel Berencana Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran
Rekomendasi
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
Bukan Soal Gugatan Ditolak,...
Bukan Soal Gugatan Ditolak, Dharma Pongrekun: Perjuangan Saya Memastikan Kekuasaan Tetap Dibatasi Konstitusi
Soroti Dugaan Suap BEM...
Soroti Dugaan Suap BEM UBK, Didi Mahardhika Minta Gerakan Mahasiswa Jaga Integritas
Berita Terkini
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved