Pembatasan COVID-19 Batasi Acara Pemakaman Pangeran Philip

Sabtu, 10 April 2021 - 08:47 WIB
loading...
A A A
"Di Inggris Raya, di Gibraltar dan di Kapal HM di laut, baterai penghormatan akan menembakkan 41 putaran pada satu putaran setiap menit selama 40 menit," tulisnya.

"Masyarakat didorong untuk mengamati tembakan salvo dari rumah, itu akan berlangsung di balik pintu tertutup tetapi disiarkan secara online dan di televisi," tambah pernyataan itu.

Baca juga: Pangeran Philip, Sosok Tegas di Jantung Kerajaan Inggris

Pemakaman
Situasi pandemi virus Corona baru saat ini mengancam pemakaman Duke of Edinburgh akan berbeda dengan yang diadakan untuk sebagian besar bangsawan senior sebelumnya.

Pemakaman akan berlangsung di Kapel St.George di dalam Kastil Windsor, dan tidak akan berlangsung seperti ketika Ratu meninggal, itu bukan pemakaman kenegaraan.

Bahkan yang disebut pemakaman 'seremonial' biasanya akan disiarkan di televisi dan akan menampilkan beberapa elemen publik, tetapi upacara atau prosesi militer apa pun kemungkinan besar akan berlangsung di balik tembok kastil, untuk mencegah anggota masyarakat berkumpul.

Biasanya, pemakaman seperti itu dihadiri oleh kepala negara dari seluruh dunia.

Baca juga: Di Vanuatu, Sosok Pangeran Philip Disembah seperti Dewa

Tetapi hingga saat ini hanya 30 orang yang diizinkan menghadiri pemakaman di Inggris, dengan langkah-langkah jarak sosial. Ini tidak akan berubah pada hari Senin, meskipun negara itu memasuki tahap kedua "membuka", jadi pemakaman Pangeran Philip kemungkinan hanya akan melibatkan anggota keluarga dan teman-teman terdekat serta pembantunya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Hilang Misterius 12...
Hilang Misterius 12 Tahun Silam, Pencarian Pesawat Malaysia Airlines MH370 Diperpanjang Setahun
Rekomendasi
PKS Targetkan 2 Kali...
PKS Targetkan 2 Kali Lipat Legislator Muda di Senayan pada 2029
Profil Orlando Gill,...
Profil Orlando Gill, Pahlawan Paraguay yang Kubur Ambisi Jerman di Piala Dunia 2026
Gol Jonathan Tah Dibatalkan,...
Gol Jonathan Tah Dibatalkan, VAR Rampas Mimpi Jerman?
Berita Terkini
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved