Tidak Diundang Biden ke KTT Iklim, PM Pakistan Ngomel-ngomel

Minggu, 04 April 2021 - 09:47 WIB
loading...
Tidak Diundang Biden...
Khan menuturkan, tidak masuknya dia dalam 40 kepala yang diundang oleh Biden dalam pertemuan itu adalah sebuah kelalaian. Foto/Ist
A A A
ISLAMABAD - Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden mengundang 40 kepala negara untuk menghadiri KTT Iklim yang akan digelar secara daring pada akhir bulan. Namun, ada satu kepala negara yang tidak diundang dan tampaknya sangat kesal dengan hal ini, yakni Perdana Menteri Pakistan , Imran Khan.

Khan menuturkan, tidak masuknya dia dalam 40 kepala yang diundang oleh Biden dalam pertemuan itu adalah sebuah kelalaian.

"Saya bingung dengan hiruk pikuk tentang Pakistan yang tidak diundang ke konferensi perubahan iklim," kata Khan dalam sebuah pernyataan di akun Twitternya, seperti dilansir Anadolu Agency pada Minggu (4/4/2021).

Dia mengatakan kebijakan lingkungan Islamabad didorong semata-mata oleh komitmen untuk generasi masa depan Pakistan yang bersih dan hijau untuk mengurangi dampak perubahan iklim."

“Karenanya inisiatif kami tentang Pakistan Hijau, "tsunami" 10 miliar pohon, solusi berbasis alam, membersihkan sungai, dan lain-lain," ujarnya, mengacu pada gerakan penanaman pohon besar-besaran untuk memulihkan hutan.

"Kebijakan kami diakui dan dipuji. Kami siap membantu negara mana pun yang ingin belajar dari pengalaman kami," sambungnya.

Khan juga mengatakan dia telah menetapkan prioritas untuk Konferensi Perubahan Iklim PBB 2021 jika komunitas internasional serius melawan dampak perubahan iklim.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Negara yang Kena...
10 Negara yang Kena Tarif Impor Trump Terbesar, Mayoritas Negara-negara Asia
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump, Kok Bisa?
4 Negara Islam yang...
4 Negara Islam yang Terdampak Tarif Impor AS Terbesar, Nomor 2 Pernah Diinvasi
Ayah Elon Musk Ungkap...
Ayah Elon Musk Ungkap Putra Kesayangannya Kagumi Putin
Denmark dan Greenland...
Denmark dan Greenland Bentuk Front Perlawanan untuk Melawan AS
Meski Bersitegang, AS...
Meski Bersitegang, AS Tidak Akan Tinggalkan NATO, Berikut 3 Alasannya
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
AS Larang Personel Diplomatik...
AS Larang Personel Diplomatik di China Berhubungan Asmara dengan Warga Lokal
Dimakzulkan sebagai...
Dimakzulkan sebagai Presiden Korsel, Begini Komentar Yoon Suk Yeol
Rekomendasi
Arus Balik, Lonjakan...
Arus Balik, Lonjakan Kendaraan dari Garut-Tasik Menuju Bandung Meningkat
Aksi Polisi Joget saat...
Aksi Polisi Joget saat Atur Lalu Lintas One Way di Jalur Gentong Tasikmalaya
Industri Tekstil: Harus...
Industri Tekstil: Harus Pintar-pintar Menyikapi Tarif Impor AS
Berita Terkini
4 Alasan Uni Eropa Masih...
4 Alasan Uni Eropa Masih Butuh NATO, Salah Satunya Rusia Jadi Ancaman
34 menit yang lalu
Siapa Walid Ahmad? Remaja...
Siapa Walid Ahmad? Remaja Palestina yang Tewas di Penjara Israel Dikenal Pencetak Gol Terbanyak di Timnya
1 jam yang lalu
10 Negara yang Kena...
10 Negara yang Kena Tarif Impor Trump Terbesar, Mayoritas Negara-negara Asia
5 jam yang lalu
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump, Kok Bisa?
6 jam yang lalu
4 Negara Islam yang...
4 Negara Islam yang Terdampak Tarif Impor AS Terbesar, Nomor 2 Pernah Diinvasi
7 jam yang lalu
Siapa Haitham bin Tariq?...
Siapa Haitham bin Tariq? Raja Oman yang Ubah Konstitusi demi Naikkan Jabatan Putranya
8 jam yang lalu
Infografis
Tips Sehat supaya Asam...
Tips Sehat supaya Asam Urat Tidak Ganggu saat Mudik
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved