Bertemu di Tokyo, Menlu RI dan Jepang Bahas Situasi Myanmar

Selasa, 30 Maret 2021 - 14:19 WIB
loading...
Bertemu di Tokyo, Menlu...
Motegi dan Retno bertukar pendapat mengenai situasi di Myanmar secara detail sambil merujuk pada perkembangan situasi terbaru di negara itu. Foto/REUTERS
A A A
TOKYO - Isu mengenai perkembangan situasi di Myanmar menjadi salah satu topik pembicaraan antara Menteri Luar Negeri Jepang , Motegi Toshimitsu dengan Menteri Luar Negeri Indonesia , Retno Marsudi. Keduanya bertemu di Tokyo, kemarin.

Menurut keterangan pers Kedutaan Besar Jepang di Jakarta yang diterima Sindonews pada Selasa (30/3/2021), kedua Menlu telah bertukar pendapat mengenai situasi di Myanmar secara detail sambil merujuk pada perkembangan situasi setelah diadakannya telewicara antara Menteri Luar Negeri Jepang-Indonesia pada awal bulan ini.

"Menteri Luar Negeri Motegi mengecam keras terhadap situasi yang telah mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan mencatat jumlah korban jiwa terbesar pada tanggal 27 Maret 2021," bukyi keterangan pers Kedutaan Besar Jepang.

Motegi, jelasnya, menyambut baik upaya-upaya ASEAN untuk mengatasi situasi di Myanmar dan menyampaikan rasa hormat atas kepemimpinan Indonesia.Baca juga: Demonstran Minta Bantuan Kelompok Etnis Myanmar untuk Hadapi Junta Militer

"Menanggapi hal tersebut, Menteri Luar Negeri Retno menjelaskan tentang komunikasi antara negara-negara ASEAN termasuk Myanmar dan langkah-langkah yang akan diambil ke depannya. Kedua Menlu telah sepakat untuk melanjutkan kerja sama secara erat demi memperbaiki situasi," ujarnya.

Di kesempatan yang sama, keduanya juga berbagi keprihatinan yang serius terhadap kelanjutan dan penguatan percobaan yang mengubah status-quo secara sepihak dengan menggunakan kekuatan.Baca juga: Sudah 510 Tewas sejak Kudeta Myanmar, Demonstran Lakukan Serangan Sampah

Selain itu, keduanya mengkonfirmasikan pentingnya negara-negara yang berbagi nilai-nilai yang sama seperti Jepang dan Indonesia untuk berbagi pemahaman dan memprakarsai terbentuknya ketertiban internasional yang bebas dan terbuka berdasarkan supremasi hukum sehingga mempertahankan perdamaian, kestabilan dan kemakmuran di masyarakat internasional, dan kedua belah pihak akan melanjutkan kerja sama secara erat.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Liburan Terima Beres...
Liburan Terima Beres ke Jepang: Jelajah Fukuoka dan Oita yang Unik
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Pengadilan Kriminal...
Pengadilan Kriminal Internasional Bekukan Uang Eks Presiden Filipina Duterte
Rekomendasi
Jerman Ditahan Imbang...
Jerman Ditahan Imbang Paraguay 1-1, Laga Berlanjut ke Extra Time
Milo dan Kemenpora Perkuat...
Milo dan Kemenpora Perkuat Kolaborasi, Dorong Budaya Hidup Sehat Lewat Kemajuan Olahraga Indonesia
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Berita Terkini
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved