Akhir Pekan Berdarah di Myanmar, 114 Tewas dalam Aksi Protes Damai

Minggu, 28 Maret 2021 - 07:49 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Menentang Kudeta Militer, Ratu Kecantikan Myanmar Minta Tolong pada Dunia

"(Merasa) ngeri dengan hilangnya nyawa yang tidak perlu hari ini dengan laporan puluhan orang ditembak mati oleh militer di seluruh negeri, pada hari paling berdarah sejak kudeta," kata kantor PBB di Myanmar.

"Kekerasan sama sekali tidak dapat diterima dan harus segera dihentikan. Mereka yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban," tambah kantor PBB itu.

"Seperti yang dikatakan Utusan Khusus untuk Myanmar, Christine Schraner Burgener, memastikan perdamaian dan membela rakyat harus menjadi tanggung jawab militer mana pun, tetapi Tatmadaw telah berbalik melawan rakyatnya sendiri," demikian pernyataan kantor PBB itu.

Tatmadaw adalah nama resmi angkatan bersenjata Myanmar.

Menurut penghitungan terbaru oleh lembaga nirlaba Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik, setidaknya 328 orang telah tewas di Myanmar sejak kudeta militer pada 1 Februari.

Jumlah kematian pada hari Sabtu akan membuat jumlah total warga sipil yang terbunuh menjadi lebih dari 400, tetapi jumlah pastinya masih belum jelas. Kelompok bantuan khawatir jumlahnya mungkin lebih tinggi.

Baca juga: Kudeta Myanmar: 320 Tewas, 20 Lebih Diantaranya Anak-anak
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
10 Negara yang Mengubah...
10 Negara yang Mengubah Nama Mereka, Alasannya Sangat Beragam
Junta Myanmar Usir Diplomat...
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor-Leste karena Buka Kasus Kejahatan Perang
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
6 Kendaraan Polisi yang...
6 Kendaraan Polisi yang Biasa Diterjunkan dalam Aksi Demo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved