Menentang Kudeta Militer, Ratu Kecantikan Myanmar Minta Tolong pada Dunia
Jum'at, 26 Maret 2021 - 09:51 WIB
loading...
Ratu Kecantikan Myanmar kontestan Miss Grand International, Han Lay. Foto/VnExpress
A
A
A
BANGKOK - Ratu Kecantikan Myanmar kontestan Miss Grand International, Han Lay, menyampaikan sikapnya menentang kudeta militer. Hal itu dia disampaikan ketika tampil di ajang kontes internasional tersebut di Bangkok, Thailand, hari Kamis.
Junta militer Myanmar telah melancarkan kekerasan mematikan saat berjuang untuk memadamkan protes nasional terhadap kudeta 1 Februari dan penangkapan pemimpin sipil Aung San Suu Kyi.
Baca juga: Biden: China Tak Akan Bisa Kalahkan AS Jadi Negara Terkuat di Dunia
Han Lay, yang bersaing memperebutkan mahkota Miss Grand International di Bangkok melawan 63 kontestan lainnya, mengecam tindakan keras junta militer Myanmar, di mana lebih dari 280 orang telah tewas.
"Saya ingin mengatakan dari sini kepada dunia: tolong dukung rakyat Myanmar," katanya kepada Khaosod English yang dilansir AFP, Jumat (26/3/2021).
Junta militer Myanmar telah melancarkan kekerasan mematikan saat berjuang untuk memadamkan protes nasional terhadap kudeta 1 Februari dan penangkapan pemimpin sipil Aung San Suu Kyi.
Baca juga: Biden: China Tak Akan Bisa Kalahkan AS Jadi Negara Terkuat di Dunia
Han Lay, yang bersaing memperebutkan mahkota Miss Grand International di Bangkok melawan 63 kontestan lainnya, mengecam tindakan keras junta militer Myanmar, di mana lebih dari 280 orang telah tewas.
"Saya ingin mengatakan dari sini kepada dunia: tolong dukung rakyat Myanmar," katanya kepada Khaosod English yang dilansir AFP, Jumat (26/3/2021).
Lihat Juga :